Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kunjungi Seneca College, Toronto

Pada tanggal 15-17 November 2018, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan delegasi dari Kemristekdikti serta BAPPENAS berkunjung ke Seneca College untuk meninjau fasilitas politeknik dan melakukan penandatanganan MoU mengenai Pengembangan Kapasitas Politeknik Indonesia antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti dengan Seneca College.

Dengan didampingi oleh sejumlah delegasi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN/BAPPENAS), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Konsul Jenderal RI Toronto dan staf KJRI Toronto, kunjungan Menteri Ristekdikti ke Seneca College merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendukung program percepatan pengembangan sumber daya manusia politeknik dan pengembangan Centre of Excellence.

Dalam pertemuan tersebut, Menristekdikti menyampaikan rencana pemerintah Indonesia untuk merevitalisasi pendidikan vokasi, termasuk pengembangan e-learning dan distance learning agar pendidikan dapat menjangkau semua anak di Indonesia, bahkan di wilayah terpencil sekalipun. Menristekdikti berharap kualitas politeknik Indonesia dapat lebih dikembangkan dan ditingkatkan melalui kerja sama dengan mitra di Kanada, termasuk politeknik era industri 4.0.

Melihat kurang maksimalnya kerja sama antara politeknik dengan pelaku industri di Indonesia, Kemristekdikti tengah mengenalkan program 321 dimana mahasiswa akan menghabiskan tiga semester pertama di kampus untuk proses pembelajaran, dua semester praktek di dunia industri dan satu semester terakhir kembali belajar di kampus. Dengan program sejenis yaitu work-integrated learning yang telah lama diterapkan, Seneca College diharapkan mampu mendukung program Kemristekdikti.

Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan MoU mengenai Pengembangan Kapasitas Politeknik Indonesia antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti dengan Seneca College, yang dilakukan oleh Direktur Pembelajaran Kemristekdikti dan Presiden Seneca College. Baik Menristekdikti maupun Presiden Seneca College menyambut baik kerja sama yang dilakukan antara kedua instansi, dan berharap komitmen kerja sama yang tertuang dalam MoU tersebut mampu meningkatkan kapasitas politeknik Indonesia di masa depan.

Selain pertemuan, delegasi juga melakukan site-visit untuk meninjau berbagai fasilitas unggulan yang dimiliki oleh Seneca College seperti Helix (Health Entrepreneurship and Lifestyle Xchange), Aviation Simulator, Mechatronics Centre yang dibangun atas kerja sama dengan Siemens, serta fasilitas praktek program Nursing/Personal Support Worker.

Seneca College merupakan salah satu politeknik terbaik dan terbesar di Kanada dengan tujuh kampus yang tersebar di wilayah Ontario dengan total mahasiswa sekitar 60.000 orang, dimana 7.000 diantaranya merupakan mahasiwa internasional dari 150 negara. Seneca College memiliki program unggulan di bidang Aviation Technology, dan menerapkan sistem work-integrated learning yang membekali para mahasiswanya dengan kapasitas keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri serta pengetahuan bisnis yang memadai.