Kedai Indonesia: Promosi Budaya dan Kuliner Indonesia di KJRI Toronto

​​​​Pada tanggal 20 Oktober 2018, KJRI Toronto menyelenggarakan Kedai Indonesia sebagai media promosi kuliner dan budaya Indonesia kepada masyarakat Kanada yang berdomisili di Greater Toronto Area (GTA). Kedai Indonesia kali ini diikuti oleh 18 vendor yang menjual berbagai masakan dan produk Indonesia, serta dihadiri lebih dari 700 pengunjung.

Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, Kedai Indonesia kali ini mengusung tema Ragam Budaya Indonesia dan diselenggarakan bekerjasama dengan Persatuan Mahasiswa Indonesia Kanada (PERMIKA) - Toronto serta sejumlah masyarakat Indonesia yang berpartisipasi sebagai vendor. Untuk menampilkan semangat Sumpah Pemuda, KJRI Toronto bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) melombakan dekorasi kedai para vendor. Beberapa kriteria yang menjadi penilaian antara lain kebersihan, kerapihan, keramahan, informasi, serta kreatifitas. Disamping itu, para vendor juga diminta untuk mengenakan pakaian tradisional selama Kedai berlangsung.

Selain penyajian beragam jenis kuliner nusantara, kegiatan ini dimeriahkan dengan adanya berbagai pementasan panggung oleh sejumlah grup kesenian seperti grup musik SwaraGita yang membawakan seni musik Angklung, Orkes Garasi yang melantunkan musik Keroncong), Kayonan dengan Gamelan Bali, Asosiasi Caregivers Indonesia (ACI) yang menampilkan Tari Lenggang Melayu, dan The Padmonojatis  dengan seni Rampak Gendang.

Dihadiri oleh lebih dari 700 orang pengunjung, termasuk beberapa diantaranya sejumlah Konsul Jenderal, Konsul Kehormatan dan anggota korps diplomatik dari negara sahabat, serta pejabat Pemerintah Kota Toronto, kegiatan ini juga menghadirkan talk show mengenai informasi terkini kondisi ekonomi dan investasi Indonesia dengan narasumber dari Bank Indonesia - New York dan Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) - New York. Adapun tujuan talkshow yaitu untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat Indonesia maupun Kanada mengenai kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Lebih dari itu, informasi tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai pandangan negatif (hoax) mengenai kondisi ekonomi Indonesia yang beredar di dunia maya.

Di akhir diskusi, Konsul Kehormatan Kerajaan Kamboja di Ontario, Chhat Chhour, yang mewakili sejumlah komunitas dan pengusaha di Toronto, menyampaikan donasi sebesar C$6.000 kepada Konjen RI Toronto sebagai bantuan dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Disamping itu, diterima pula donasi dari komunitas Vietnam dan Filipina dengan jumlah sebesar $720. Sehingga total keseluruhan donasi yang diterima pada acara tersebut adalah sebesar C$ 6.720 (enam ribu tujuh ratus dua puluh dolar Kanada).

Pemberian donasi oleh Konsul Kehormatan Kerajaan Kamboja dan komunitas Vietnam serta Filipina merupakan bentuk solidaritas yang diperlihatkan oleh komunitas internasional, khususnya komunitas ASEAN terhadap para korban gempa dan tsunami di Palu. Pada kesempatan tersebut, Konjen RI Toronto secara langsung menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para donatur. Donasi yang diterima selanjutnya diteruskan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku instansi yang ditunjuk untuk menerima bantuan dari komunitas asing.

Kedai Indonesia merupakan kegiatan rutin KJRI Toronto yang dilaksanakan dua kali setiap tahunnya, yaitu pada musim semi dan musim gugur. Penyelenggaraan Kedai Indonesia kali ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para peserta yang hadir. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang hadir mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pelaksanaan Kedai Indonesia sebelumnya. ​