Eko Yuli Irawan Pecahkan Rekor Dunia di Ashgabat

Sebanyak 10 atlet angkat besi Indonesia (putra dan putri) binaan PB PABSSI diterjunkan dalam IWF World Championship 2018 berlangsung di Asghabat, Turkmenistan yang berlangsung tanggal 1-10 November 2018 dan sekaligus merupakan prakualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

“Yang menjadi fokus PB PABBSI adalah pengumpulan poin sebanyak mungkin untuk perebutan tiket Olimpiade Tokyo 2020. Kejuaran dunia di Ashgabat ini merupakan kualifikasi pertama untuk turun di Olimpiade 2020", ujar Manajer Tim Angkat Besi, Sony Kasiran.

Di hari ke-3 kejuaraan, Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 61 kg putra kembali mengharumkan nama Indonesia dengan berhasil menggondol 3 medali emas. Eko Yuli berhasil meraih total angkatan 317 kg, sekaligus memecahkan rekor dunia pada angkatan 143 kg, ditambah 147 kg pada angkatan Clean and Jerk. Terkait keberhasilan tersebut, Dubes Octavino Alimudin menyampaikan pesannya “ Saya secara pribadi beserta staf, masyarakat dan diaspora Indonesia di Iran sangat bangga dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Eko Yuli yang telah membawa nama harum bangsa.  Kami juga akan terus memberikan dukungan kepada atlet lainnya yang masih berlaga, semoga sukses dan tetap semangat “.

Kontingen angkat besi Indonesia sangat terkesan dengan penyelenggaraan dan fasilitas yang dimiliki Ashgabat dalam menyelenggarakan kejuaran dunia ini. Turkmenistan memang tengah melakukan transformasi untuk menjadikan olah raga sebagai elemen penting dalam kebijakan negara, yang dikoordinasikan langsung oleh Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdimuhamedov, termasuk keinginan menjadikan Ashgabat sebagai pusat olah raga internasional (KBRI Tehran)