PRESS RELEASE: RI dan Uzbekistan fokuskan peningkatan Kerja Sama Perdagangan, Investasi dan Pariwisata pada Pertemuan ke-

Tashkent. Indonesia dan Uzbekistan baru saja menyelesaikan Pertemuan ke-7 Konsultasi Bilateral RI - Uzbekistan di Tashkent (28/11). Delri dipimpin oleh Dubes RI, Anak Agung Gde Alit Santhika. Sementara dari pihak Uzbekistan adalah Kepala Departemen Kerja Sama dengan Negara-negara di Asia Timur, Asia Tenggara dan Oceania, Aziz Masutov.

 

Pertemuan dibuka oleh Ilkhom Nematov, First Deputy Minister of Foreign Affairs, yang menekankan perlunya kedua negara untuk memusatkan perhatian pada peningkatan kerja sama di bidang ekonomi. Disampaikan bahwa Uzbekistan dan Indonesia memiliki dasar hubungan yang sangat baik, dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan Uzbekistan. Kedua negara memiliki banyak kesamaan yakni sebagai negara mayoritas penduduk beragama Islam. Hal penting yang ditekankan adalah bahwa keduanya sangat berperan aktif memelihara perdamaian di kawasan dan global, termasuk di Afghanistan.

 

Beberapa hal yang disepakati dalam pertemuan, yakni pentingnya para pejabat kedua negara untuk lebih intensif bertemu dengan memanfaatkan kehadiran pada pertemuan-pertemuan regional dan internasional. Untuk mentransformasi hubungan baik di bidang politik ke dalam kerja sama ekonomi, pertemuan menyepakati langkah-langkah untuk meningkatkan volume perdagangan, investasi dan wisatawan. Untuk  itu keduanya sepakat ke depan menyelenggarakan business forum antar para pelaku usaha dan menjajaki pembuatan Preferential Trade Agreement (PTA). Indonesia juga mengusulkan untuk membuat perjanjian kerja sama di sektor perikanan mengingat Uzbekistan yang tidak memiliki laut memerlukan pasokan ikan laut dari luar negaranya. Volume perdagangan Indonesia dan Uzbekistan tercatat telah mencapai USD 37,9 juta pada periode Januari-September 2018 (data perdagangan Kementerian Uzbekistan), sedangkan menurut data BPS Indonesia sebesar USD 49,6 juta.

 

Dalam rangkaian pertemuan, salah satu anggota Delri, perusahaan Dexa Medica telah difasilitasi untuk melakukan one-on-one meeting dengan mitranya perusahaan Uzbekistan dan bertemu dengan Deputi Direktur Kementerian Kesehatan setempat, Dilshod N. Xasanov.

 

Dalam bidang investasi, keduanya sepakat untuk mendorong pelaku usaha mengadakan joint venture utamanya pada infrastruktur pariwisata. Sementara dalam peningkatan jumlah wisatawan, keduanya sepakat, mendorong industri pariwisata membuat paket-paket wisata dan mengupayakan terselenggaranya penerbangan langsung antara kedua negara. Kerja sama dalam Isu-isu regional dan internasional juga dibahas utamanya terkait saling dukung di organisasi-organisasi internasional dan peran kedua negara dalam menjaga dan mewujudkan perdamaian dan keamanan di kawasan maupun global (Sumber: KBRI Tashkent-Dit. Asselteng).