KJRI SYDNEY DORONG KEMITRAAN YANG LEBIH ERAT ANTAR INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA - AUSTRALIA


Kementerian Pariwisata melalui Wonderful Indonesia Paviliun kembali berpartisipasi
di Flight Centre World Travel Expo di empat kota besar Australia yang dimulai di kota
Sydney pada penyelenggaraan pertama rangkaian event Wonderful Indonesia di 4
kota besar di Australia. Hari pertama pameran di kota Sydney (2/2/19) dihadiri oleh
Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney yaitu Bapak Heru Hartanto
Subolo dan Bapak Edy Wardoyo dari sebagai Asisten Deputi Pengembangan
Pemasaran Regional IV untuk Australia, Selandia Baru, dan Oseania dari
Kementerian Pariwisata. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar lebih dari 20 pelaku
usaha pariwisata Indonesia di-fasilitasi untuk mengisi booth.

Para professional ini yang secara langsung menawarkan bermacam paket wisata
dengan harga khusus ke para pengunjung yang juga dimeriahkan dengan pameran,
penari tradisional pun turut diboyong langsung dari Indonesia. Sehingga,
pengunjung tak hanya mendapat kesempatan mengunjungi destinasi terbaik
Indonesia dengan harga khusus, tapi juga lebih dekat dengan budaya luhur yang
tersebar di Nusantara. Pameran ini mengadakan presentasi perjalanan gratis,
hiburan panggung, zona anak-anak dan banyak pertunjukkan dan presentasi dari
para profesional dan pelaku industri wisata lainnya untuk membantu merencanakan
liburan.

Keikutsertaan Bali Hotel Association yang didukung oleh Paviliun Wonderful
Indonesia juga mendapatkan perhatian yang tinggi dari pengunjung.

“Kerja sama dengan Flight Centre sebagai penyelenggara untuk
mempertemukan industry jasa pariwisata perlu ditingkatkan, apalagi untuk
melakukan penetrasi pasar Australia , masih terdapat banyak potensi-potensi kerja
sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut dari jaringan bisnis travel di kedua
negara”, ungkap Konsul Jenderal Subolo.

KJRI sebagai perwakilan Pemerintah Republik Indonesia Konjen RI
mendorong kemitraan yang lebih erat antar industri pariwisata masa-masa
mendatang sehingga target 1,5 juta wisatawan dari Australia dapat tercapai.

Acara di pavilion Indonesia sejak tanggal 2 Februari menjual paket wisata
destinasi Indonesia juga diisi dengan pertunjukan budaya dengan penampilan tarian
Cendrawasih dari Bali dan Bajidor Kahod dari Jawa Barat. Konjen Heru Subolo
berharap bahwa dari hasil kegiatan ini nantinya dapat memetakan kebutuhan atau
interest konsumen Australia dengan produk dan destinasi yang ditawarkan sehingga
dapat menyesuaikan dengan paket dan promosi pariwisata yang akan ditawarkan.
Acara pameran Flight Centre World Travel Expo yang diikuti di Sydney ini akan
dilangsungkan juga di Melbourne, Perth, dan Brisbane. Keempat kota tersebut dipilih
sebagai kota-kota penyumbang angka kunjungan turis Australia terbesar ke
Indonesia. Walaupun begitu, keempat pasar utama dan kota lainnya di Australia ini
terus digarap oleh Pemerintah Republik Indonesia (*)

Kontak:
Kementerian Pariwisata
Republik Indonesia
Edy Wardoyo | Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV
(Australia, Selandia Baru, dan Oseania)
Gedung Sapta Pesona | Jalan Medan Merdeka Barat no. 17 Jakarta 10110,
Indonesia
P: +62 21 383-8230
W: www.indonesia.travel
E: australia.nz@kemenpar.go.id

Sydney, 3 Februari 2019
Fungsi Ekonomi
Editor: Tim Media
Konsulat Jenderal Republik Indonesia Sydney​