Presiden Republik Fiji Hadir pada Resepsi Diplomatik HUT RI ke-73 KBRI Suva

​​​​

Suva, 19 Oktober 2018. Kedutaan Besar RI di Suva merangkap Kiribati, Nauru dan Tuvalu menggelar resepsi diplomatik dalam rangka HUT RI ke-73 di Wisma Indonesia, Jumat sore. Acara ini dihadiri oleh Presiden Fiji sebagai tamu kehormatan dan sekitar 150 undangan dari kalangan pemerintah, diplomatik, bisnis, akademisi, organisasi internasional, media, diaspora dan friends of Indonesia lainnya. Resepsi diplomatik ini baru diadakan kembali setelah beberapa tahun tidak diselenggarakan, dan disambut antusias oleh para tamu undangan serta disebarluaskan oleh beberapa media.

Acara ini sangat meriah dan memperlihatkan keanekaragaman budaya dan suku bangsa Indonesia" ujar Presiden Fiji, Jioji Konousi Konrote, yang hadir didampingi kepala protokol negara, Jonetani Tagivetaua.

Resepsi Diplomatik yang dikemas dalam promosi budaya dan pariwisata Indonesia penuh dengan warna, corak dan nuansa. Kostum karnaval dan para penari dari Kementerian Pariwisata dengan latar belakang Wonderful Indonesia menjadi pusat perhatian para undangan untuk mengambil foto. Berbagai tarian tradisional yang ditampilkan oleh Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) dan KBRI. Pertunjukkan tari telah memukau para tamu, termasuk Tari Legong, Tari Ronggeng, Tari Indang dan ditutup dengan Tari Sajojo yang diikuti oleh para hadirin. Aneka kuliner khas Indonesia berupa jajanan pasar, tumpeng mini, mie goreng, sate, gado-gado dan aneka minuman pun dinikmati bersama oleh para tamu undangan. Selain itu, Duta Besar dan staf KBRI juga mengenakan beragam pakaian adat Indonesia yang memperkuat nuansa keberagaman Indonesia.​

Kerja sama dan hubungan erat kedua negara juga ditampilkan baik saat Dubes RI maupun saat Kepala Protokol Fiji menyampaikan sambutan yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Fiji oleh diaspora Indonesia dan lagu Indonesia Raya oleh warga negara Fiji. Acara diakhiri dengan bersulang bersama untuk kesuksesan dan kesejahteraan Pemerintah dan Rakyat kedua negara.

Sebagai buah tangan, setiap tamu mendapatkan bingkisan kopi, kaos dan topi serta beragam ikon wisata Indonesia untuk dibawa pulang.​