KBRI Ramaikan HUT Sigatoka Town ke-80 dalam Sigatoka Coral Coast Carnival

Untuk yang kedua kalinya KBRI diundang oleh Sigatoka Town Council untuk berpartisipasi dalam Sigatoka Coral Coast Carnival pada tanggal 1 Juni 2016. Karnival tahun ini terasa lebih spesial karena diadakan sekaligus untuk merayakan HUT Sigatoka Town yang ke-80.

Karnival yang bertemakan "Service Before Self for 80 Years", selain bertujuan untuk memperingati hari jadi Sigatoka juga untuk menggalang dana bagi pembangunan kota. Tema tersebut mencerminkan dedikasi yang telah diberikan oleh Sigatoka Town Council dalam upayanya memberikan pelayanan jasa yang terbaik kepada penduduk Sigatoka. Kegiatan juga bertujuan untuk menghimbau khalayak luas di Fiji agar menjaga kelestarian coral coast, serta meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya menjaga lingkungan guna kenyamanan pengunjung/wisatawan. Melalui acara tersebut, panitia penyelenggara juga bermaksud mengumpulkan dana rehabilitasi pasca bencana Topan Winston, untuk disumbangkan kepada "Prime Minister's National Disaster Relief and Rehabilitation: Cyclone Winston".

Pada sambutannya, Minister Counselor KBRI Suva yang hadir selaku Chief Guest menyampaikan ucapan Selamat atas HUT Sigatoka town yang ke 80. Disampaikan pula apresiasinya kepada panitia penyelanggara atas inisiatif yang baik untuk mengadakan dan mengundang KBRI berpartisipasi dalam karnival tersebut. Melalui karnival tersebut, KBRI dapat secara luas mempromosikan Indonesia dan berharap agar publik Sigatoka lebih mengenal Indonesia.

Selain menginformasikan secara singkat latar belakang Indonesia yang dikenal dengan diversity-nya, Mincon juga menyampaikan bahwa sebelumnya pada akhir Mei, KBRI telah berkesempatan untuk bekerjasama dengan dua sekolah unggulan di Sigatoka, yaitu Sigatoka Methodist School dan Cuvu College dalam mengadakan Festival Film Indonesia 2016.

Executive Secretary Sigatoka Town Council, Mrs. Nirmala Pariachi menyampaikan penghargaan atas kesediaan KBRI untuk hadir berpartisipasi pada karnival tersebut, yang dalam hal ini memberikan kesempatan bagi publik untuk memperluas pengetahuan mereka mengenai ragam budaya Indonesia. Lebih lanjut disampaikan himbauan kepada seluruh penduduk Sigatoka untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian kotanya. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak investor yang berminat untuk berinvestasi di kota Sigatoka dan membuka kesempatan/lapangan kerja bagi penduduk setempat.

KBRI melibatkan alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) menampilkan beberapa pertunjukkan budaya dan seni tari nusantara, antara lain: Tari Zapin Lancang Kuning, Tari Yamko Rambe Yamko, Tari Sobrak, Seni Bela Diri Pencak Silat, Tari Wirayudha dan Peragaan Busana Baju Adat Indonesia.