Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Merupakan Kunci Dalam Mendorong Komunitas dan Integrasi di ASEAN

Dubes dan Perwakilan Negara ASEAN di Stockholm
Dubes RI Bagas Hapsoro sebagai Chair ASEAN Committee in Stockholm menyampaikan sambutan
Prof. Eva Akesson, Vice-Chancellor Uppsala University
Sdri. Anisa Aini Arifin, Mahasiswi Indonesia yang tengah menempuh studi di Uppsala University
Foto bersama para Dubes ASEAN, Prof. Eva Akesson, dan perwakilan mahasiswa ASEAN

"ASEAN memandang penting ilmu pengetahuan dan teknologi, dan Swedia merupakan sumber terbaik untuk belajar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi.", disampaikan oleh Dubes RI, Bagas Hapsoro dalam pembukaan kegiatan Visiting Programme Delegation of Ambassadors from the ASEAN Countries, 26 Februari 2019, yang bertempat di Universitas Uppsala, Swedia.

 

Dalam kunjungan ini, para Dubes dan perwakilan ASEAN disuguhkan keunggulan Universitas Uppsala, antara lain dalam kemajuan laboratorium yang dimilikinya, yaitu laboratorium SciLife dan Angstrom, serta riset Thin Film Solar Cells yang merupakan generasi kedua Solar Cells untuk menangkap energi matahari dan mengkonversinya menjadi energi listrik.

 

Para Dubes dan perwakilan ASEAN juga bertemu dengan 4 perwakilan mahasiswa ASEAN. Salah satunya adalah Sdri. Anisa Aini Arifin yang tengah menempuh studi Manajemen Industrial dan Inovasi. Dirinya menyampaikan bahwa alasan utama memilih belajar di Swedia karena negara tersebut merupakan salah satu negara terdepan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Vice-Chancellor Universitas Uppsala, Ms. Eva Akesson mengapresiasi minat tinggi dari negara-negara ASEAN akan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dirinya menyambut baik kunjungan para Dubes dan perwakilan ASEAN di Stockholm dan mengharapkan lebih banyak pelajar ASEAN yang menimba ilmu di Universitas Uppsala.

 

Universitas Uppsala merupakan universitas tertua di Swedia dan bahkan di seluruh negara Skandinavia. Universitas tersebut memiliki moto “Gratiae veritas naturae" yang merupakan ungkapan syukur akan alam dan kebenarannya, dan merupakan universitas yang berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan teknologi tinggi.

 

(Sumber: KBRI Stockholm).