Dadar Gulung dan Sate diburu warga Bulgaria

​​

Indonesia telah terkenal dengan cita rasa makanan yang lezat dan kaya rasa, sehingga tidak heran makanan indonesia laris manis di IWC - 24th Annual Charity Bazaar, di Sofia - Bulgaria pada tanggal 2 Desember 2018. Dadar gulung dan sate ayam merupakan dua makanan yang paling cepat habis di bazar yang dihadiri sekitar 9 ribu pengunjung ini. Masyarakat Bulgaria menyukai paduan rasa kelapa yang manis dalam dadar gulung yang mereka beri sebutan “zelena palachinka" (pancake warna hijau). Karena sudah menjadi ikon makanan indonesia, banyak pengunjung yang kecewa ketika siang hari datang ke bazaar sudah tidak lagi bisa mendapatkan makanan favorit tersebut.

Selain dua favorit tersebut, stand indonesia juga menjual berbagai macam makanan lainnya seperti mie goreng, nasi kuning, sarikaya, risol, pastel, dan tempe yang belum diolah. Walaupun tempe belum begitu populer di negara ini, produk ini cukup mendapatkan respon yang baik ketika ditawarkan sebagai sumber protein dan merupakan pilihan yang tepat untuk para vegetarian.

Tidak hanya makanan, para pengunjung juga tertarik membeli produk kerajinan indonesia. Salah satu favorit tahun ini adalah tas-tas rotan anyaman Bali yang memang sedang hits dan kekinian. Bersaing dengan sekitar 81 stand lainnya, KBRI Sofia memasang poster-poster besar destinasi wisata seperti Jakarta, Bromo, Bali, Borobudur untuk menarik pengunjung. Selain itu juga ditampilkan tari-tarian Indonesia oleh pemuda-pemudi Bulgaria yang tergabung dalam group tari "Pesona Mawar Nusantara" binaan KBRI Sofia. 

"Partisipasi KBRI Sofia dalam bazar yang diadakan International Womens Club Sofia ini merupakan bagian upaya KBRI mempromosikan Indonesia di masyarakat setempat dan internasional yang tinggal di Bulgaria, sekaligus bentuk partisipasi aktif KBRI dalam penggalangan dana untuk amal", ujar Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid.  Jumlah wisatawan dari Bulgaria ke Indonesia terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya dan merupakan salah satu yang teringgi dari kawasan Balkan.