Indonesia - Albania

Gambaran Singkat

Politik

  • Hubungan politik antara RI dengan Albania dimulai sejak 4 Mei 1994. Meskipun kedua negara telah menjalin hubungan lebih dari dua dekade, hingga saat ini keduanya masih belum mendirikan kedutaan di masing-masing negara. Kedutaan Besar Indonesia di Sofia, Bulgaria merangkat untuk Albania, begitupun dengan Kedutaan Besar Albania di Kuala Lumpur yang merangkap untuk Indonesia.
  • Secara Umum hubungan kedua negara berjalan dengan baik, meskipun hubungan keduanya masih sebatas dukungan  pada organisasi-organisasi internasional dan hubungan perdagangan.
  • Indonesia menyambut baik perkembangan hubungan bilateral Indonesia – Albania yang ditandai dengan adanya kesepakatan MoU between The Ministry Foreign Affairs of The Republic of Indonesia and The Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Albania on Bilateral Consultation.
  • Disela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-70 pada tahun 2015 lalu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Albania, Ditmir Bushati untuk menandatangani persetujuan bebas visa bagi diplomat. Hingga saat ini, kebijakan bebas visa tersebut masih diberlakukan bagi pada pemegang paspor dinas dan diplomat.
  • Pada Juni tahun 2016, Perwakilan Indonesia melakukan kunjungan resmi ke untuk menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Albania atas diangkatnyaDuta Besar Indonesia yang baru untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia.

Ekonomi

  • Berdasarkan data dari Kemendag RI, selama 5 tahun (2012-2016) tren total perdagangan antara kedua negara tercatat positif sebesar 2,20%.  
  • Total perdagangan RI-Albania menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan sebesar  88,81%, yakni sebesar 10,6 juta pada tahun 2016, dari USD 5,66 juta pada tahun 2015.

​Sosial Budaya

  • Jarak yang jauh antara Sofia-Tirana menjadi kendala bagi KBRI untuk melaksanakan berbagai kegiatan di Albania secara rutin, padahal kerjasama dalam bidang pendidikan dan budaya memiliki potensi yang besar untuk di kembangkan. Pada tahun 2017, direncanakan adanya promosi terpadu kuliner, pariwisata dan budaya pada saat pelantikan Konsuler Kehormatan RI di Tirana.
  • Ada satu pelajar Indonesia yang sedang menyelesaikan studinya dibawah program beasiswa.
  • Pada tahun 2017, delegasi Indonesia  berpartisipasi dalam PGAWC/ World Paragliding Accuracy Championship IX 2017 di Albania dan berhasil mendapatkan juara ketiga untuk ketepatan mendarat kelas putri.
  • Sebagai negara kecil dan salah satu yang termiskin di Eropa, jumlah wisman dari Albania boleh diapresiasi. Sebanyak 940 wisman berkunjung ke Indonesia pada tahun 2012, 681 orang pada tahun 2013, 433 orang pada tahun 2014, dan 323 orang pada tahun 2016. Adapun data wisman dari Albania pada tahun 2015 tergabung pada katogori Eropa lainnya, data tersebut belum diolah lagi oleh BPS. Berikut data wisaman Albania selama 5 tahun:

​KEPENTINGAN UTAMA RI

  • Meningkatkan arus perdagangan yang menguntungkan antar kedua negara
  • Akses pasar bagi produk-produk Indonesia (khususnya produk kimia dan perikanan)
  • Meningkatkan arus wisatawan
  • Mempromosikan kebudayaan Indonesia
  • Meningkatkan kerja sama dalam bidang budaya dan pendidikan

KEPENTINGAN UTAMA ALBANIA

  • Indonesia sebagai pintu untuk memasuki pasar di regional Asia tenggara
  • Meningkatkan arus wisatawan
  • Meningkatkan arus perdagangan
  • Meningatkan dukungan dalam keterlibatan dengan organisasi-organisasi internasional

​ISU PENDING

Beberapa rancangan perjanjian yang pernah diajukan oleh Albania da belum mendapat tanda tangan dari Indonesia sebagai berikut :

-Perjanjian Mengenai  Penghindaran Pajak Berganda;

-Perjanjian Mengenai Promosi dan Perlindungan Investasi;

-Perjanjian Mengenai Kerjasama Maritime Shipping;

-Perjanjia Mengenai Kerjasama Kebudayaan.


GAMBARAN UMUM

​Tahun Pembukaan Hub. Bilateral:Sejak 4 Mei 1994
Hubungan Diplomatik:​​
  • Hubungan diplomatik RI – Albania dimulai pada tanggal 4 Mei 1994 dan KBRI yang diberi tugas menjalankan misi hubungan dengan Albania adalah KBRI Roma.
  • Berdasarkan Keputusan Menteri Luar Negeri RI No. 06/A/OT/IV/2004/01 tahun 2004, tugas rangkapan untuk Albania dialihkan kepada KBRI Sofia.
Perwakilan Diplomatik/Dagang:Duta Besar RI Sri Astari Rasjid (Credential 7 Juni 2016)
Kemitraan Strategis/Status Kerja Sama/ Mmekanisme Bilateral:n/a

 

 


Kunjungan Tingkat Tinggi Terakhir:n/a
Data Perdagangan dengan RI:

2016

Nilai Perdagangan : US$ 10.696,0 juta

Ekspor : US$ 10.477,0 juta

Impor : US$ 218,1

2015

Nilai Perdagangan : US$ 5.664,9 juta

Ekspor : US$ 5.484,1 juta

Impor : US$ 218,1 juta

2014

Nilai Perdagangan : US$ 7.529,4 juta

Ekspor : US$ 6.672,4 juta

Impor : US$ 857,0 juta

2013

Nilai Perdagangan : US$ 13.371,6 juta

Ekspor : US$ 12.679,7 juta

Impor : US$ 691,9  juta

2012

Nilai Perdagangan : US$ 8.432,5juta

Ekspor : US$ 7.797,4 juta

Impor : US$ 635,1 juta

(Sumber : Kemdag RI)

Ekspor Utama RI ke Albania:

Ikan dan krustasea, moluska; Kopi, teh, rempah-rempah; Minyak dan lemak nabati dan hewani; Kimia organik; Produk farmasi; Sabun, bahan organik, sabun cuci; Produk kimia; Plastik dan produk plastik; Karet dan produk karet; Kertas dan karton; Benang, tekstil dan produk tekstil; Alas kaki; Glass & glassware; Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya;Kendaraan selain kereta api dan trem; serta Furmitur dan matras.

(Sumber: INSTAT Albania)

Impor Utama RI dari Albania :

Besi dan baja; Pulp dari kayu atau bahan lainnya berserat selulosa; dan Wol dari bulu halus atau bulu kasar hewan.

(Sumber: INSTAT Albania)

Investasi Langsung:n/a
Arus Wisatawan ke RI:

2016 : 323 orang

2015 : n/a

2014 : 433 orang

2013 : 681 orang

2012 : 940 orang

(Sumber: Kemenpar RI)

Arus Wisatawan dari RI:n/a
Jumlah Pelajar dari RI:1 orang
Jumlah WNI dari RI:n/a
Total Perdagangan dari Indonesia:

Total perdagangan antara kedua negara tercatat positif sebesar 2,20% atau  USD 10.69 juta (2016)

(Sumber: Kemendag RI)

Total Investasi ke Indonesia:n/a
Total Perjanjian dengan RI:

2 Perjanjian :

- MoU between The Ministry Foreign Affairs of The Republic of Indonesia and The Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Albania on Bilateral Consultation.

-Agreement on Visa Exemption for Holders of Diplomatic and Service Passports.

​