Meriah, Malam Kebudayaan Indonesia 2018

​KBRI Riyadh bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengadakan Malam Kebudayaan Indonesia 2018 (MKI 2018) pada 3 – 4 Mei 2018. Tema dari MKI 2018 adalah Bamboo Harmony yang dibawakan oleh 2 (dua) kelompok kesenian berbasiskan Angklung, yaitu Saung Udjo dari Bandung dan Thilung dari Yogyakarta. MKI 2018 terbagi atas dua segmen, yaitu segmen Warga Negara Asing termasuk dan tidak terbatas pada wakil pemerintah Arab Saudi, diplomat, pengusaha, dan Indonesianis di Arab Saudi yang dlaksanakan pada 3 Mei 2018 dan segmen Warga Negara Indonesia yang diselenggarakan pada 4 Mei 2018.

Tidak kurang dari 400 WNA hadir pada malam pertama MKI 2018. Pada penampilan pertama, Thilung membawakan lagu-lagu lokal Indonesia yang kemudian diteruskan dengan lagu lokal Arab Saudi. Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dan Istri Dubes RI, Ibu Lukluuk Muniroh Maftuh juga turut memeriahkan MKI 2018 dengan menyumbangkan lagu Shalawat Badar.

MKI Hari Pertama (275).JPG

Penampilan kedua MKI 2018, diisi oleh Saung Udjo yang selain membawakan lagu-lagu internasional juga melakukan sesi interaktif dengan membagikan Angklung untuk dimainkan bersama dengan para pengunjung yang hadir. Sesi interaktif membawakan lagu-lagu internasional seperti “We are the world" dan “Can't help falling in love".  Antusiame dari para pengunjung tampak terlihat jelas ketika mereka dipandu memainkan Angklung oleh salah satu anggota Saung Udjo.

Dalam sambutan singkatnya, Dubes Agus Maftuh menyampaikan bahwa filosopi permainan Angklung adalah kebersamaan. Tanpa kebersamaan, Angklung tidak dapat menghasilkan sebuah harmoni yang indah. Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai salah satu warisan budaya dunia, Angklung adalah representasi Indonesia sebagai negara yang selalu siap untuk berkontribusi pada perdamaian dan keamanan dunia; Indonesia adalah “true partner for world peace". Secara khusus, Dubes Agus Maftuh juga meminta dukungan dan doa untuk pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB yang akan dilaksanakan pada 8 Juni 2018.   

MKI Hari Pertama (287).JPG 


Selain penampilan Angklung, MKI 2018 juga menyajikan kuliner Indonesia, antara lain, Bakso, Sate dan Nasi Goreng. Perusahan-perusahaan Indonesia juga turut meramaikan MKI 2018 dengan menyajikan free sampling dari produk-produk nasional Indonesia seperti Kopi Torabika, Teh Botol Sosro, Indomie dan Sasa.

Lebih dari 750 Ekspatriat Indonesia hadir pada malam kedua MKI 2018 di KBRI Riyadh. Berbeda dengan Malam Pertama, Malam Kedua MKI selain diisi dengan penampilan Saung Udjo dan Thilung, juga dibuka bazar makanan khas Indonesia dan produk-produk jasa serta garmen. Harga yang ditawarkan relatif murah dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya.

Pada sesi sambutan, Dubes Agus menyampaikan kembali peran KBRI sebagai rumah Indonesia dan pelayan Ekspatriat Indonesia. Selain itu dihimbau juga kepada seluruh Ekspatriat Indonesia untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku di Arab Saudi dan jangan ragu untuk menghubungi KBRI Riyadh untuk pelayanan warga yang sifatnya darurat. Selanjutnya, MKI 2018 juga menyisipkan sesi PPLN yang melakukan desiminasi informasi tentang Pemilu Luar Negeri termasuk jadwal dan ajakan untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih.

Untuk sesi hiburan, tercatat Dubes Agus berserta Istri dan Direktur Warisan dan Budaya Kemendikbud RI, Bapak Najamuddin Ramly juga menyumbangkan beberapa lagu untuk memeriahkan suasana MKI 2018. Ekspatriat Indonesia di Riyadh tampak menari dan bernyanyi bersama mengikuti alunan lagu yang dibawakan oleh Saung Udjo dan Thilung.   

Selain memeriahkan MKI 2018, Saung Udjo juga memberikan pelatihan singkat Angklung kepada siswa – siswi Sekolah Indonesia Riyadh, mulai dari sejarah, teori dan praktek memainkan Angklung.  [ KBRI Riyadh ]