Maroko

​KETERANGAN SINGKAT KERAJAAN MAROKO

DAN KERJA SAMA BILATERAL DENGAN INDONESIA


UMUM

 

Nama negara

Kerajaan Moroko (Kingdom of Morocco/Al-Mamlakah al-Maghribiyah)

 

Ibukota

Rabat  (luas 117 km2  , penduduk 577,827 tahun 2014 dan merupakan kota terbesar ke-tujuh di Maroko)

 

Hari nasional

18 November (Hari Kemerdekaan)

 

Lagu kebangsaan

The Cherifian Anthem

 

Bendera

Berwarna merah dengan bintang lima sudut berwarna  hijau

 

Lambang negara

Bintang hijau dengan lima sudut dengan  latar belakang merah pegunungan Atlas dan matahari terbit yang diapit dua singa. Simbol kerajaan terlatak di atas di dibawah tercantum tulisan dalam bahasa Arab:  تنصروا الله ينصركم‎‎) (If you glorify God, He will glorify you)

 

Bahasa

Arab, Amazigh dan Bahasa Perancis banyak juga digunakan di perkotaan.

 

Agama

Islam (99%).  Kristen dan agama yahudi  (1%)

 

Suku bangsa

Arab - Berber  99%, lain-lain 1%.

 

Mata uang

Moroccan Dirham (MAD) (US$ 1= MAD 9,46 (6 September 2016) (SR 1 = ± Rp 1.500,-). Uang kertas dengan nominal: MAD  20, 50, 100, 200, sedangkan uang logam dengan nominal: 0.5, 1, 2, 5, 10 MAD dan 1, 5, 10, 20 Santimat (100 Santimat = 1 MAD).

 

Kalender

Penanggalan Gregory

 

Hari libur

Sabtu dan Minggu 

 

Jam kerja

Kantor pemerintah 08.00 – 16.00; pertokoan 09.00 – 19.00 (14.00 – 16.00 tutup).

 

Waktu

Musim panas:  GMT +1 jam, WIB – 6

Musim dingin GMT, WIB -7

Terdapat perubahan waktu pada bulan puasa mengikuti pengumuman pemerintah Maroko

 

Sistem ukuran & listrik

Metrik dan 110/220V 60Hz

 

Kode telepon

Kode negara (+212)

 

GEOGRAFI

 

Letak

Afrika Utara, berbatasan dengan Samudera Atlantik dan laut Mediterania di antara Aljazair dan Mauritania

 

Kondisi daratan

Di Utara Subur, di Barat pegunungan Atlas, di Selatan Gersang terdiri padang berbatuan dan berpasir, dataran tinggi

 

Iklim

Bervariasi di setiap daerah. Di Utara seperti Tangier dan Rabat  umumnya lebih sejuk dan lebih lembab sepanjang tahun (15°C – 35°C). Sedangkan di wilayah Selatan seperti Marrakesh lebih pans pada musim panas dan dingin pada musim dingin (Mei – September, 25°C – 50°C), (Nopember – Februari, 10°C – 18°C).

 

Topografi

Maroko memiliki letak geografis yang strategis dan menjadi perlintasan antara Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, sehingga terdapat percampuran kebudayaan yang sangat kaya di Maroko. Terdapat berbagai peninggalan sejarah dan budaya di Maroko yang sudah diakui sebagai warisan budaya UNESCO, mulai dari situs arkeologi peninggalan Romawi, kota-kota tua yang dibangun sejak abad pertengahan, hingga ibu kota Rabat. Maroko juga sangat aktif memelihara berbagai situs peninggalan sejarah dan budayanya, dan menjadikan tempat-tempat tersebut untuk menarik kunjungan wisatawan asing.Tahun 2013, Maroko dikunjungi oleh lebih kurang 10 juta wisatawan asing

 

Sumber daya alam

Maroko adalah produsen terbesar ketiga fosfat dunia setelah Amerika Serikat dan China. Maroko memiliki lebih dari 70 persen cadangan global dan merupakan eksportir mineral yang digunakan di bidang pertanian dan industri

 

Kota-kota utama

Casablanca, Marrakesh, Tangier, Tetouin, Sale, Rabat

 

Penduduk

Perkiraan 2014 = 33.401.5778 (HCP Oktober 2014)

 

 

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

 

Bentuk negara

Monarki Konstitusional Parlementer

 

Raja: Mohammed VI

 

Putera Mahkota: Moulay Hassan

 

Kepala Pemerintahan: Abdel-Ilah Benkiran

 

Menteri Luar Negeri: Salaheddine Mezouar

 

Konstitusi

Pada tanggal 1 Juli 2011, hasil referendum menyetujui konstitusi baru yang memperkuat peran parlemen serta badan yudikatif yang independen.

 

Sistem hukum

Berdasarkan hukum Islam (Syariah), Perancis dan Spanyol

 

Partai politik

Multi Partai

 

Kepala Negara

Raja juga merupakan pimpinan tertinggi (commander in chief) militer dan memegang gelar Amir al-Moukminin (pemimpin bagi muslimin Maroko) atau sebagai pemimpin agama. 

 

Kepala Pemerintahan

Kepala Pemerintahan ditunjuk oleh Raja dari partai dengan suara terbesar di pemilu legislatif 

 

Sistem Parlemen

Parlemen Maroko terdiri dari dua Majelis, yaitu Majelis An Nuwwab/House of Representatives (Majelis Rendah) dan Majelis Al Mustasharin/House of Councillors (Majelis Tinggi).

 

Majelis Rendah memiliki 395 anggota yang dipilih melalui hak pilih universal dan secara langsung untuk periode selama lima tahun. Dari 395 kursi tersebut, 305 kursi diisi oleh anggota yang terpilih di 92 konsituensi tingkat lokal dengan penerapan nilai ambang batas sebesar 6%. 90 kursi lainnya diisi oleh anggota yang dipilih di konsituensi tingkat nasional dengan penerapan nilai ambang batas sebesar 3%. Lebih lanjut, duapertiga dari 90 kursi tersebut ditetapkan bagi anggota perempuan dan satupertiga bagi laki-laki di bawah umur 40 tahun.

 

Majelis Tinggi memiliki 120 anggota yang dipilih melalui hak pilih universal dan secara tidak langsung untuk periode selama 6 tahun. Dari 120 kursi tersebut, 72 kursi mewakili konstituensi tingkat lokal, 20 kursi mewakili professional chambers, 8 kursi mewakili employers' professional organisations dan 20 kursi mewakili pekerja.

 

 

HUBUNGAN BILATERAL

 

Hubungan bilateral Indonesia-Maroko dalam bidang politik selama ini berlangsung baik dan stabil karena kedua negara memiliki banyak kesamaan sikap dan pandangan dalam menyikapi berbagai masalah regional maupun internasional. Menyangkut isu Sahara Barat, Pemerintah RI senantiasa mendukung upaya penyelesaian secara damai dibawah PBB dan dapat diterima oleh semua pihak yang terkait.

 

Kunjungan Presiden Soekarno ke Rabat tanggal 2 Mei 1960 tercatat sebagai kunjungan kepala Negara pertama di dunia ke Maroko pasca kemerdekaan. Kunjungan tersebut mendapat sambutan hangat dari Raja Mohammed V dan rakyat Maroko. Presiden Soekarno dianggap sebagai Pemimpin Revolusi dunia yang membangkitkan semangat kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika. Kunjungan Presiden Soekarno ini merupakan catatan sejarah penting yang menunjukkan kedekatan antara kedua negara. ​