HUT ke-73 RI di Korea Utara, Harapkan akan Kesuksesan Asian Games 2018 dan Perdamaian di Semenanjung Korea

​Pyongyang - Perhelatan Asian Games 2018 dan situasi di Semenanjung Korea menjadi sorotan dalam resepsi diplomatik HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pyongyang di Taedonggang Diplomatic Club, pada 28 Agustus 2018.

Duta Besar RI untuk Korea Utara, Bambang Hiendrasto dalam kata sambutannya mengatakan, Asian Games 2018 merupakan ajang penting, tidak hanya untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan dalam keberagaman, tetapi juga untuk membantu memperkuat hubungan antara kedua Korea dan  upaya terwujudnya perdamaian di Semenanjung Korea.

Sebelumnya, Dubes Bambang menginformasikan kepada tamu undangan mengenai sambutan meriah penonton di Stadion Gelora Bung Karno sewaktu kontingen Korea Bersatu ber-defile dengan Bendera Unifikasi di depan panggung kehormatan pada saat upacara pembukaan Asian Games.

Sementara di panggung kehormatan, Wakil Perdana Menteri Korea Utara, Ri Ryong Nam dan Perdana Menteri Korea Selatan, Lee Nak-yon berdiri dan bergandengan sembari melambaikan tangan kepada kontingen kedua Korea tersebut.

Pada kesempatan ini, Dubes Bambang menyampaikan selamat atas capaian bersejarah tim kano Korea Bersatu yang berhasil meraih medali emas untuk pertama kalinya bagi tim Korea Bersatu pada  pesta multi-cabang olahraga internasional.

Pada awal sambutannya, Dubes Bambang menyatakan bahwa selama 73 tahun merdeka, Indonesia telah menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Hal ini terbukti dengan sejumlah kemajuan yang dicapai, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar lima persen selama empat tahun terakhir yang diikuti dengan tingkat inflasi yang terjaga pada 3,5 persen.

Demikian pula, untuk pertama kalinya, persentase kemiskinan Indonesia turun ke angka satu digit, yaitu menjadi 9,82 persen pada Maret tahun 2018.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Choe Hui Chol dalam sambutannya mewakili pemerintah Korea Utara menyampaikan ucapan selamat HUT ke-73 Kemerdekaan RI serta apresiasi atas keberhasilan yang telah dicapai pemerintah dan rakyat Indonesia dalam memajukan bangsa.

"Korea Utara senantiasa berkomitmen untuk mengembangkan kerja sama erat dengan Indonesia, sebagaimana telah dibina oleh para pemimpin terdahulu", tambah Wamenlu Choe.

Pada bagian lain dari sambutannya, Wamenlu Choe menyampaikan dukungan dan harapan bagi kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games, pesta olahraga terbesar kedua di dunia.

Menurut Hanna Andari, Sekretaris Ketiga pada KBRI Pyongyang, tepat pada 17 Agustus 2018 Presiden Presidium Supreme People's Assembly, Kim Yong Nam mengirimkan ucapan selamat HUT ke-73 Kemerdekaan RI kepada Presiden Joko Widodo, disertai harapan agar hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara dapat terus berkembang, serta Presiden dan rakyat Indonesia akan lebih berhasil dalam pembangunan sosial-ekonomi dan kemakmuran negara.

Ucapan selamat HUT ke-73 Kemerdekaan RI juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho kepada Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi.

Sebagai tamu kehormatan pada resepsi diplomatik ini adalah Wakil Presiden Presidium of the Supreme People's Assembly, Kim Yong Dae.  Tamu undangan lainnya adalah para pejabat sipil/partai/militer Korea Utara, para kepala perwakilan diplomatik serta kepala kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lain/organisasi regional.

Selain mengucapkan selamat HUT RI, para tamu undangan juga mengucapkan selamat kepada Dubes RI atas penyelenggaraan Asian Games di Indonesia.

 

Harapan bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di Semenanjung Korea

Dubes Bambang mengatakan, pada 8 Juni yang lalu Indonesia terpilih untuk keempat kalinya sebagai anggota tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia memiliki peluang untuk lebih aktif dalam mengupayakan terciptanya stabilitas keamanan dan perdamaian dunia.

Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB lainnya untuk mencapai tujuan bersama membangun dunia yang stabil, aman, dan sejahtera.

Terkait situasi di Semenanjung Korea, Dubes Bambang menyatakan, Indonesia mendukung denuklirisasi dan terwujudnya perdamaian di Semenanjung Korea.

Indonesia senantiasa mengikuti perkembangan di Semenanjung Korea, khususnya pasca Pertemuan Puncak antarKorea pada 27 April dan 26 Mei 2018 serta Pertemuan Puncak Korea Utara dan Amerika Serikat pada 12 Juni 2018.

"Indonesia berharap pertemuan bersejarah tersebut dapat menjadi landasan bagi terwujudnya denuklirisasi dan perdamaian abadi di Semenanjung Korea serta memberikan kesejahteraan bagi rakyat kedua Korea." tutup Dubes Bambang.