Tiongkok

Sinopsis Hubungan kemitraan ASEAN-CHINA Hubungan kerja sama sean dengan china telah dimulai secara informal pada tahun 1991. China dikukuhkan menjadi mitra wicara penuh asean pada asean ministerial meeting ke -29 dijakaarta , tahun 1996. Kerja sama kemitraan asean dan china semakin meningnkat ditandai dengan diadopsinya berbagai dokumen penting antara lain : joint declaration of the heads of state/government of the association of the southest Asian nations and the people’s Republic of China on strategic partnhership for peace and prosperity pada KTT ke -7 ASEAN-China dibali, tahun 2003 ; Plan of action of the ASEAN-China Joint Declaration on strategic partnhership for peace and prosperity (poa 2005 -2010) di Vientiane, taun 2004 serta joint statement of ASEAN-China Commemorative summit di nanning, tahun 2006. Dengan berakhirnya periode poa 2005-2010, KTT ke -13 ASEAN-China di Ha Noi, Vietnam tanggal 29 oktober 2010 mengesahkan poa 2011-1015 tersebut, pada KTT ke -13 ASEAN-China, cina menyampaikan okmitemen untuk memberikan konstribusi sebesar usd 17 juta untuk Asia Regional cooperation fund. Beberapa mekanisme kerjasama ASEAN-China adalah ASEAN-China Summit, Post ministerial conference+1 session with china, ASEAN-China senior official’ consultaions dan ASEAN-China joint Cooperation Commite (Committee of Permanent Representatives/ CPR). Selain itu pula berbagai konsultasi/pertemuan sektoral di bidang politik dan keamanan ekonomi dan social budaya. ASEAN dan China memiliki 11 propritas bidang kerja sama yaitu pertanian,energy, informasi, dan teknologi komunikasi (ICT) , sumber daya manusia, mutual investment, Mekong development, transportasi, budaya, pariwisata, kesehatan public dan lingkungan hidup.