Pertemuan ASEAN Connectivity Coordinating Committee (ACCC) Retreat

Perutusan Tetap RI untuk ASEAN menjadi tuan rumah Pertemuan ASEAN Connectivity Coordinating Committee (ACCC) Retreat yang diselenggakan di Semarang, Jawa Tengah (30/11/2018).

Pertemuan dipimpin oleh Wakil Tetap (Watap) Singapura untuk ASEAN, Dubes Tan Hung Seng dengan dihadiri para Watap Negara Anggota ASEAN, Chargé d'affairs Brunei Darussalam dan Sekretariat ASEAN (ASEC). Delegasi RI dipimpin oleh Watap RI untuk ASEAN didampingi oleh Asdep Pengembangan Logistik Nasional, Kemenko Perekonomian (mewakili Koordinator Nasional implementasi Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2025, Direktorat KSEA dan PTRI ASEAN.

“Peran ACCC Co-Facilitator perlu ditingkatkan salah satunya melalui kerja sama antar ACCC Co-Facilitator seperti pengajuan joint-project", demikian disampaikan Wakil Tetap RI untuk ASEAN selaku wakil ACCC Indonesia, Duta Besar Ade Padmo Sarwono pada Pertemuan ACCC Retreat di Semarang. Hal ini mendapat tanggapan positif dari negara anggota ASEAN lainnya.

Pertemuan diselenggarakan dengan format retreat (baca: informal) dimana tiap negara mendapat peran untuk menjadi lead discussant pada masing-masing topik. Indonesia bersama dengan Malaysia mendapat jatah pada topik Monitoring, Review and Evaluation of MPAC 2025.

​Forum ASEAN Connectivity Coordinating Committee (ACCC) dibentuk dibawah ASEAN Coordinating Council (ACC) berdasarkan keputusan KTT ASEAN ke-17 tanggal 28 Oktober 2010 dan didukung dengan Hanoi Declaration on the Adoption of the Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2010. ACCC bertugas mengawal implementasi MPAC 2025 sebagai kelanjutan MPAC 2010​