ASEAN dan Uni Eropa menandatangani Grant sebesar € 3 Juta disela-sela ASEAN-EU Joint Cooperation Committee

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Peningkatan kerjasama ASEAN dan Uni Eropa (UE) khususnya untuk meningkatkan Investasi ke ASEAN, peningkatan perdagangan dan kunjungan wisatawan UE ke ASEAN merupakan salah satu topik pertemuan ke-20 yang dihadiri oleh Delegasi UE dan Wakil tetap/Duta Besar negara-negara ASEAN di Sekretairat ASEAN di Jakarta pada tanggal 17 Januari 2013.
 
Karakteristik serupa antara ASEAN dan UE juga menjadi dasar saling tukar menukar pengalaman antara kedua organisasi regional yang dinilai paling sukses di dunia. Saling tukar menukar pengalaman terkait proses integrasi, termasuk pembentukan Komunitas ASEAN tahun 2015, pengalaman untuk meningkatkan ketahanan ekonomi kawasan masing-masing, termasuk upaya UE mengatasi krisis Zona Euro menjadi topik pembahasan pada pertemuan ini.
 
Kerjasama bidang konektivitas, khususnya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur fisik di ASEAN, pengembangan konektivitas kelembagaan yang memudahkan kelancaran arus barang, jasa dan pariwisata di ASEAN merupakan salah satu prioritas yang ingin ditingkatkan oleh Uni Eropa.
 
Berdasarkan data statistik ASEAN, pada tahun 2011 Uni Eropa merupakan investor terbesar ke ASEAN dengan total Foreign Direct Investment (FDI) sebesar USD 18 milliar, dan di bidang perdagangan, UE merupakan Mitra Dagan ketiga ASEAN sementara ASEAN merupakan mitra dagan kelima UE dengan total perdagangan dua arah sebesar USD 234 milliar.
 
Untuk meningkatkan kerjasama di bidang konekvitas, UE sepakat untuk menindak-lanjuti kerjasama konkrit yang akan dibahas dalam pertemuan terpisah antara ASEAN dengan UE. Hingga saat ini, UE mendukung peningkatan kapasitas ASEAN dalam menangani pengelolaan perbatasan melalui berbagai proyek yang dlaksanakan dalam kerangka READI (Regional EU-ASEAN Dialogue Instrument). Komitmen UE dalam mendukung proses integrasi ASEAN dilaksanakan dengan mengalokasikan dana sebesar € 20 juta hingga tahun 2020.
 
Belajar dari keberhasilan pelaksanaan ASEAN-EU Business Summit yang pertama tahun 2011, pertemuan juga sepakat untuk mempersiapkan pelaksanaan ASEAN-EU Business Summit ketiga pada tahun 2013.
 
Pertemuan ASEAN-European Union JCC merupakan forum koordinasi kemitraan antara ASEAN dengan UE pada tingkat Duta Besar di Jakarta. Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Wakil Tetap/Duta Besar Viet Nam untuk ASEAN selaku Koordinator Kemitraan ASEAN-UE dan Duta Besar UE untuk ASEAN serta dihadiri oleh seluruh Wakil Tetap/Duta Besar untuk ASEAN, termasuk Duta Besar Ngurah Swajaya selaku Wakil Tetap RI untuk ASEAN.
 
Pada akhir pertemuan, telah dilakukan penandatanganan Grand Contract Component III ASEAN Regional Integration Support from the EU (ARISE) antara Sekretaris Jenderal ASEAN dan Dubes Julian Wilson yang disaksikan oleh seluruh Duta Besar ASEAN senilai € 3 juta. ARISE merupakan komitmen bantuan baru UE dengan dengan total bantuan sebesar € 15 Juta yang disepakati pada Pertemuan ke-19 ASEAN-EU Ministerial Meeting di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. ARISE bertujuan untuk memperkuat kapasitas negara-negara anggota ASEAN dalam harmonisasi dan implementasi kebijakan dan peraturan di bidang ekonomi serta meningkatkan kapasitas Sekretariat ASEAN dalam mendukung negara-negara anggota ASEAN dalam hal ini. (Ns, RYW)