ASEAN Connectivity

1/6/2016

​Saat ini ASEAN Connectivity merupakan istilah populer di kawasan. Denganupaya integrasi ASEAN menjadi suatu komunitas tunggal pada tahun 2015, konektivitas menjadi hal yang sangat penting. Dengan latar belakang tersebut, pada tahun 2010 para pemimpin ASEAN telah mengadopsi Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC). Master plan tersebut merupakan kompilasi proyek-proyek dari ketiga pilar ASEAN Community yang dianggapesensial untuk menghubungkan kesepuluh negara anggota ASEAN menjadi suatu komunitas tunggal. Tepatnya, MPAC terdiri atas 19 area prioritas yang melibatkan 84 key action projects yang terbagi menjadi konektivitas fisik, institusional, dan antar-masyarakat.

Untuk mempercepat implementasi MPAC, telah dibentuk ASEAN Connectivity Coordinating Committee (ACCC). Di tahun keduanya, yaitu tahun 2012, ACCC telah mengadakan pertemuan yang dilakukan dengan frekuensi 3 kali dalam satu tahun, termasuk diantaranya ialah pertemuan antar negara anggota,konsultasi dengan Jepang dan Cina, serta konsultasi informal dengan mitra wicara ASEAN. Selain itu,sejak Keketuan Indonesia pada tahun 2011, dirancang juga pelaksanaan simposium tahunan guna mempromosikan MPAC kepada seluruh pemangku kepentingan yang relevan, baik dari dalam maupun luar kawasan. Sebagai informasi, anggota ACCC dari Indonesia adalah Duta Besar Ngurah Swajaya, Wakil Tetap Republik Indonesia untuk ASEAN.

ACCC juga memberikan penekankan pada kolaborasi regional antara konektivitas domestik. Terkait hal ini, ACCC telah bekerjasama dengan National Coordinator sebagaimana diputuskan dalam Modalitas ACCC. Tugas dari National Coordinator ialah memonitor implementasi komitmen yang terdapat dalam MPAC pada tingkat nasional. Kepala National Coordinator Indonesia saat ini ialah Lukita Dinarsyah Tuwo, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Untuk Indonesia, terdapat upaya untuk mensinergikan MPAC dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia(MP3EI), sebagai upaya untuk memperluas MPAC ke bagian paling timur dan paling selatan ASEAN.

Berdasarkan keterangan tersebut, implementasi MPAC dapat dikatakan lambat implementasinya pada 3 tahun pertama dari awal pembentukannya. Saat ini, 7 dari 84 key action projects, telah dipenuhi oleh ASEAN, yang mana sebagian besarnya berbentuk harmonisasi regulasi. Kontras dengan hal tersebut, proyek fisik dan konektivitas antar masyarakat seolah tidak berjalan.

Melangkah ke depan, ASEAN membutuhkan koordinasi lebih baik untuk dapat mengimplementasikan key action projects dalam MPAC yang belum terpenuhi. Untuk proyek-proyek yang tidak dapat ditangani sendiri, ASEAN harus berinteraksi dengan mitra wicara, terutama untuk proyek-proyek fisik yang memakan biaya cukup tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ASEAN Connectivity, berikut ialah dokumen-dokumen terkait:

1.      Master Plan on ASEAN Connectivity

2.      Endorsed Modalities of the ACCC

3.      Project Information Sheet on the 15 priority projects

 

 

The ASEAN Connectivity Coordinating Committee (ACCC)

(As of 12 March 2013)

ACCC Contact Details

 

NOMember StatesContact Address of ACCC Members
1Brunei Darussalam

 

H.E. Adnan Ja'afar

ACCC Representative of Brunei Darussalam

Deputy Permanent Secretary

Ministry of Foreign Affairs and Trade

 

2Cambodia

 

H.E. Amb. Kan Pharidh*

ACCC Representative of Cambodia

Royal Embassy of Cambodia and the Permanent Mission of the Kingdom of Cambodia to ASEAN

 

3Indonesia

 

H.E. Mr. I Gede Ngurah Swajaya

ACCC Representative of Indonesia

Permanent Mission of the Republic of Indonesia to ASEAN

 

4Lao PDR

 

H.E. Amb. Latsamy Keomany*

ACCC Representative of Lao PDR

Permanent Mission of Lao PDR to ASEAN

 

5Malaysia

 

H.E. Dato' Hasnudin Hamzah

ACCC Representative of Malaysia

Permanent Mission of Malaysia to ASEAN

 

6Myanmar

 

H.E. Amb. Mr. Min Lwin

ACCC Representative of Myanmar

Permanent Representative of the Republic of the Union of Myanmar to ASEAN

Embassy of the Republic of the Union of Myanmar

 

7Philippines

 

(VACANT)

ACCC Representative of the Philippines

The Permanent Mission of the Philippines to ASEAN

 

8Singapore

 

H.E. Amb. Lim Thuan Kuan

ACCC Representative of Singapore

Permanent Mission of the Republic of Singapore to ASEAN

 

9Thailand

 

H.E. Mr. Pradap Pibulsonggram

ACCC Representative of Thailand

Former Ambassador

Ministry of Foreign Affairs

 

10Viet Nam

 

H.E. Mr. Nguyen Tien Minh

ACCC Representative of Vietnam

Director-General of the ASEAN Department

Ministry of Foreign Affairs

 

​