Kanada

1/6/2016

Hubungan Kemitraan ASEAN – KANADA

 
 
ASEAN-KANADA
 
Pertemuan-Pertemuan Penting
 
Tahun 2012 ini bertepatan dengan peringatan 35 tahun kerja sama ASEAN dan Kanada, dan terdapat beberapa kemajuan penting dalam hal implementasi Plan of Action to Implement Joint Declaration on ASEAN-Canada Enhanced Partnership (2010-2015) yang merupakan kelanjutan dan pengembangan mekanisme ASEAN-Canada Joint Cooperation Work Plan (ACJCWP). 
 
Pertemuan-pertemuan penting kerja sama ASEAN-Kanada selama tahun 2012, adalah:
 
a.   Pertemuan Tingkat CPR+1 6th ASEAN-Canada Informal Coordinating Mechanism (ICM) di jakarta, 28 Februari 2012 di Jakarta.
b.   Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi/SOM 9th ASEAN-Canada Dialogue di Bangkok, 7-8 Juni 2012.
c.   Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN Post Ministerial Conference (PMC) plus one sessions with Canada di Phnom Penh, 11 Juli 2012
 
Dengan semangat peringatan 35 tahun tersebut, banyak kegiatan dilakukan ddengan berdasarkan pada List of Activities to Commemorate 35th Anniversary of ASEAN-Canada Relationsyang diadopsi saat Pertemuan ASEAN PMC+1 Session with Canada di Bali, Indonesia tanggal 22 Juli 2011. Penyusunan list of activities tersebut dilakukan oleh para SOM Leaders sejak Pertemuan 8th ASEAN-Canada Dialogue di Vancouver, Kanada tanggal 2-3 Juni 2011.
 
Rangkaian aktivitas peringatan ditandai dengan lomba desain logo peringatan hubungan kerja sama ASEAN-Kanada yang diikuti sekitar 125 peserta. Tanggal 20 Januari 2012 dilakukan Launching 35th ASEAN-Canada Commemoration Ceremony di Sekretariat ASEAN.
 
Kemajuan Kerja Sama Politik-Keamanan
 
Kanada termasuk salah satu Negara yang ingin menigkatkan kerja sama politik-keamanan dengan ASEAN, terutama melalui mekanisme ASEAN Defence Ministerial Meeting (ADMM) Plus, yaitu pertemuan para Menteri Pertahanan ASEAN yang juga melibatkan Negara Mitra Wicara ASEAN. Terkait hal ini, Menteri Pertahanan Kanada telah mengirimkan Surat pernyataan keinginan untuk bergabung ke Menteri Pertahanan Kamboja pada tanggal 3 Mei 2012.
 
ASEAN dan Kanada juga sepakat untuk meningkatkan status Pertemuan ASEAN-Canada ICM menjadi ASEAN-Canada Joint Cooperation Committe Meeting pada Pertemuan ke-6 ICM tanggal 28 Februari 2012 di Jakarta. Hal ini akan dilaporkan ke ASEAN PMC +1 Session with Canada pada Juli 2012 di Phnom Penh untuk mendapatkan pengesahan. Pertemuan pertama akan dilaksanakan di Jakarta pada bulan Februari 2013.
 
Kanada juga ingin bergabung dengan mekanisme kerja sama East Asia Summit (EAS). Pada beberapa kesempatan Kanada menjajaki tanggapan negara-negara anggota ASEAN apabila mereka mengajukan diri untuk bergabung dengan EAS. Namun, sesuai kesepakatan para Pemimpin di Pertemuan 5th EAS, para peserta EAS sepakat untuk berfokus pada evaluasi dan arah ke depan kerja sama EAS sehingga belum akan menambah keanggotaan baru (moratorium).
 
Kemajuan Kerja Sama Ekonomi
 
Kerja sama ekonomi ASEAN-Kanada didasari Joint Declaration between ASEAN and Canada on Trade and Investment yang diadopsi secara simbolis oleh Menteri Perdagangan RI dengan Menteri Perdagangan Internasional Kanada disaksikan oleh seluruh Utusan Tetap Negara ASEAN di Jakarta, 3 Oktober 2011.
 
Joint Declaration tersebut di atas kemudian ditindaklanjuti dengan pengesahan the 2012-2015 ASEAN-Canada Trade and Investment Workplan to implement the ASEAN-Canada Joint Declaration on Trade and Investment pada pertemuan 1st AEM-Canada Consultation pada tanggal 31 Agustus 2012 di Siem Reap.
 
Kanada juga telah menyampaikan komitmen kuatnya guna mendukung integrasi ASEAN, termasuk konektivitas ASEAN sebesar CAD 10 Juta di luar mekanisme yang telah ada. Hal ini disambut baik oleh para Menlu ASEAN saat Pertemuan ASEAN PMC+1 Session with Canada di Phnom Penh, Kamboja, 11 Juli 2012
 
Terdapat pula inisiatif untuk membentuk Canada-ASEAN Business Council (CABC) dengan penempatan Sekretariatnya di Singapura. Hal ini dsambut baik oleh para Menteri Luar Negeri pada Pertemuan ASEAN PMC+1 Session with Canada di Phnom Penh, Juli 2012, dan para Menteri Ekonomi pada pertemuan 1st AEM-Canada Consultation di Siem Reap, 31 Agustus 2012.
 
Berkaitan dengan inisitatif ASEAN untuk Master Plan on ASEAN Connectivity, terdapat rencana untuk menyelenggarakan workshop on connectivity dan MoU on ASEAN-Canada Connectivity. Kanada dan Singapura selaku Country Coordinator sedang mematangkan rencana tersebut. Hal ini telah dibahas pada Pertemuan Dialogue di Bangkok, Thailand, 7-8 Juni 2012. Guna mendukung inisiatif konektifitas, disela-sela Pertemuan Dialogue juga telah diselenggarakan ASEAN-Canada Track 1.5 Dialogue 2012 dengan tema the Role of Education and Research in Promoting People-to-People Connectivity.
 
Implementasi dari berbagai program kerja sama ASEAN-Kanada selama ini tidak dilakukan melalui Special Fund tetapi melalui mekanisme Canadian International Development Agency (CIDA). Mekanisme CIDA ini memiliki kendala, karena tidak semua negara ASEAN memenuhi syarat untuk menerima ODA, yaitu Singapura, Brunei Darussalam dan Malaysia. Sementara Myanmar tidak eligible menerima ODA karena alasan politis. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaksanaan program yang diharapkan melibatkan seluruh anggota ASEAN.
 
Kemajuan Kerja Sama Sosial Budaya
 
Dalam kerja sama Sosial-budaya, terdapat kemajuan di bidang technical assistance and capacity building with ASEAN Secretariat, Kanada telah menyetujui proposal ACTIV (ASEAN-Canada Cooperation on Technical Initiatives for the VAP-Vientiane Action Plan) sebagai bentuk dukungan expertise Kanada melalui Sekretariat ASEAN.
 
Pemerintah Kanada telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung pembangunan ASEAN dengan melibatkan kalangan akademisi, civil society, dan swasta Kanada. Kanada juga menyampaikan peningkatan komitmennya melalui pelibatan lebih jauh IDRC dalam mendukung ASEAN, terutama melalui proyek-proyek kerja sama di bidang penelitian dengan berbagai pihak di negara-negara ASEAN di samping proyek-proyek kerja sama melalui CIDA.