“Demonstrasi membatik pada Stand Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung International Day di Universitas Pretoria”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KBRI Pretoria selalu menjadi salah satu partisipan dalam acara International Day yang diselenggarakan oleh Universitas Pretoria (UP) setiap bulan Oktober. Untuk tahun 2010, International Day di UP diselenggarakan pada tanggal 8 Oktober 2010 dan diikuti oleh sekitar 50 perwakilan asing di Afrika Selatan, yang memamerkan hasil karya seni dan kekayaan alam masing-masing negara. Demikian juga dengan stand KBRI di Pretoria yang memamerkan barang-barang hasil seni tradisional, contoh keanekaragaman rumah dan busana traditional Indonesia, alat musik angklung, berbagai poster mengenai kekayaan alam Indonesia, leaflet dan brosur-brosur informasi mengenai tempat tujuan wisata, serta koleksi batik milik anggota dharma wanita Persatuan KBRI di Pretoria. Dan yang tidak kalah menarik perhatian para pengunjung yang rata-rata mahasiswa, dosen, staf UP dan masyarakat lainnya, adalah demonstrasi membatik yang dibawakan oleh salah satu warga Indonesia di Pretoria.

Selain pameran, International Day di UP juga dimeriahkan dengan acara peragaan busana, demonstrasi seni budaya oleh para mahasiswa asing serta kontes pemilihan Mister and Miss UP International. Untuk demonstrasi seni dan budaya, pada awalnya KBRI di Pretoria akan menampilkan tari Baris Tunggal dari Bali, yang akan dibawakan oleh mahasiswa Afrika Selatan yang juga mantan siswa BSBI 2009, namun mengingat waktu yang disediakan hanya 3 menit, maka KBRI di Pretoria tidak jadi berpartisipasi karena kesulitan mencari tarian tradisional yang berdurasi 3 menit.

Selanjutnya untuk memberikan apresiasi kepada negara peserta pameran, dilakukan penilaian terhadap stand pameran, yang untuk tahun ini berhasil dimenangkan oleh stand Jamaica, Ethiopia dan Sudan.

Bagi KBRI di Pretoria, acara International Day di UP yang dilaksanakan setiap tahun, menjadi salah satu ajang yang sangat bermanfaat untuk mengenalkan Indonesia khususnya kepada kalangan mahasiswa Afrika Selatan dan asing lainnya yang menimba ilmu di UP, universitas yang sudah berusia lebih dari 108 tahun.

International Day diadakan sejak tahun 2005 dan diselenggarakan atas inisiatif  dari mahasiswa asing dengan tujuan utama untuk mempromosikan ragam budaya asing yang tumbuh di kampus UP serta untuk mempersatukan mahasiswa asing dengan mahasiswa asli Afrika Selatan. Oleh sebab itu International Day menjadi acara yang sangat istimewa bagi UP dan masuk dalam agenda kegiatan tahunan. UP merupakan universitas terbaik nomor dua di Afrika Selatan dan memliki lebih dari 3300 mahasiswa asing dari seluruh dunia, termasuk 1 orang warga negara Indonesia.