Kegiatan Capacity Building Untuk Warga Negara Indonesia di Wilayah Utara Malaysia, 13 Oktober 2018

KJRI Penang mengadakan kegiatan Capacity Building untuk paguyuban/kelompok masyarakat Indonesia di utara Malaysia dengan tema “Perlindungan WNI oleh WNI", pada tanggal 13 Oktober 2018.
Acara dibuka oleh Konsul Jenderal RI Penang dan dihadiri sebanyak 56 (lima puluh enam) orang WNI/PMI yang merupakan wakil dari paguyuban/kelompok masyarakat yang berada di wilayah kerja KJRI Penang.
Acara ini diadakan dengan tujuan untuk mengetahui secara lebih detail mengenai permasalahan – permasalahan dalam pelayanan dan untuk meningkatkan kemampuan bagi anggota paguyuban/kelompok masyarakat dalam membantu sesama WNI dan menyampaikan informasi mengenai pelayanan kekonsuleran di KJRI Penang.
Kegiatan Capacity Building dibagi menjadi 3 sesi, yaitu:
1. penjelasan mengenai cara pembuatan Paspor dan SPLP, serta hal-hal terkait aturan keimigrasian
2. penjelasan mengenai permasalahan hukum yang dihadapi oleh WNI yang berada di wilayah Penang, Kedah dan Perlis yaitu Tindak Pidana Perdagangan Orang, Narkotika, Penipuan, Pencurian, Ketentuan Mengenai SIM, Radikalisme Berbasis Agama dan Berita Hoax.
3. penjelasan mengenai fakta-fakta permasalahan pekerja yang sering dihadapi, pentingnya memiliki dokumen yang resmi dan memiliki kontrak kerja jika bekerja di luar negeri, hak dan kewajiban seorang pekerja, bahaya menjadi pekerja illegal dan menjelaskan juga perihal pelayan kekonsuleran beserta cara penanganan dan persyaratannya.
Selain itu dilakukan juga pelatihan penanganan kasus dimana peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan diberikan kasus yang berbeda-beda. Mereka diminta untuk menganalisa kasus sekaligus mencari solusi dan tindakan pencegahan terhadap kasus-kasus tersebut.
Acara berlangsung secara komunikatif dimana pada sesi dialog banyak pertanyaan mengenai pelayanan kekonsuleran, keimigrasian dan hukum seperti proses pembuatan paspor, konversi SIM, pernikahan, kelahiran dan lainnya.
Diharapkan kegiatan Capacity Building ini dapat memupuk rasa gotong royong terhadap sesama WNI yang sedang menghadapi permasalahan dan membekali WNI untuk mengetahui prosedur penanganan awal dalam permasalahan yang dihadapi, sehingga "perlindungan WNI oleh WNI" sebagai perpanjangan tangan KJRI Penang di wilayah utara Malaysia dapat berjalan dengan baik.