Visiting France

​(dalam Bahasa Indonesia)


Bagi WNI yang akan berkunjung ke Perancis selain memiliki paspor dan visa, maka diwajibkan untuk membawa dan memperlihatkan (apabila diminta petugas imigrasi) dokumen-dokumen sebagai berikut:

  • Tujuan tinggal di Perancis (untuk wisata: reservasi hotel, dokumen dari biro perjalanan; untuk kunjungan professional: surat dari perusahaan, undangan dari organisasi Prancis atau perusahaaan pengundang Prancis; untuk kunjungan pribadi:attestation d’acceuil” (keterangan domisili yang diperoleh oleh pihak pengundang dari mairie/walikota di Prancis).
  • Biaya Hidup: uang tunai, cek wisata, kartu kredit internasional yang masih berlaku.
  • Tiket Pulang sebagai jaminan kembali ke Indonesia.

Himbauan

  • Waspada atas keamanan pribadi dan barang-barang setiap saat. Berhati-hati atas pencopet, terutama di tempat keramaian, seperti shopping mall, kereta metro, atau tempat wisata.
  • Dihimbau agar memiliki asuransi perjalanan untuk perlindungan apabila mengalami sakit atau kecelakaan, dimana asuransi tersebut meliputi / berlaku di wilayah yang dikunjungi. Hal ini mengingat biaya rumah sakit/jasa dokter yang cukup mahal di wilayah Eropa.
  • Menaati aturan hukum dan kebiasaan setempat, seperti aturan bea cukai, praktik transportasi dan akomodasi, permit di lokasi wisata, serta ketertiban di tempat umum.
  • Siapkan waktu yang cukup untuk menuju airport; antisipasi jika ada kemacetan atau mogok transportasi umum.
  • Dapat mengunduh aplikasi Safe Travel yang berisi informasi praktis untuk WNI yang bepergian ke luar negeri (untuk keperluan wisata, studi, bisnis, TKI, dll).
  • Lakukan Lapor Diri apabila akan tinggal di Prancis untuk jangka waktu lama (lebih dari lima hari).
  • Hindari lokasi demo ('manifestation' atau 'manif' dalam bahasa setempat) karena kerap dihadiri massa banyak dan menutup jalur transportasi (jalan, kereta/metro).


Kehilangan paspor

Bagi WNI yang sedang berkunjung (tidak menetap) di wilayah kerja KBRI Paris dan mengalami kehilangan atau kerusakan paspor, dapat meminta pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) di KBRI Paris untuk perjalanan pulang ke Indonesia.
  • SPLP adalah salah satu dokumen perjalanan yang diterbitkan oleh Pemerintah RI untuk digunakan masuk ke wilayah Indonesia.
  • SPLP diberikan kepada WNI dalam keadaan tertentu apabila Paspor Biasa tidak dapat diberikan.

Dokumen yang harus dibawa untuk mengurus SPLP:

  • Surat keterangan hilang dari Polisi atau instansi berwajib lainnya.
  • Mengisi Formulir Permohonan (pergunakan formulir permohonan paspor ini).
  • Fotokopi paspor lama/KTP/SIM atau surat lain yang membuktikan kewarganegaraan Indonesia.
  • 2 (dua) lembar pas foto.
  • Biaya pembuatan SPLP sebesar 5Euro.
  • Untuk melakukan temu-janji (rendezvous) kedatangan ke KBRI Paris agar dapat kontak terlebih dahulu di nomor hotline KBRI Paris (keadaan darurat):  +33621122109


Inform​asi terkini via sosial media

Menimbang situasi setempat, seperti cuaca ekstrim, demonstrasi, atau kondisi keamanan yang dapat berubah sewaktu-waktu dan mempengaruhi perjalanan, maka WNI yang berkunjung dapat memperhatikan beberapa akun sosial media berikut untuk mengikuti perkembangan terkin
:​

  • : @KBRI_Paris (dalam Bahasa Inggris/Indonesia/Prancis)
  • Twitter Kota Paris: @paris (mayoritas dalam Bahasa Prancis)
  • Twitter Kantor Pariwisata Paris: @ParisJeTaime (dalam Bahasa Inggris/Prancis)
  • Twitter Polisi Nasional Prancis: @PoliceNationale (mayoritas dalam Bahasa Prancis)
  • Twitter stasiun berita France24: @BreakingF24 (breaking news dalam Bahasa Inggris)
  • Twitter France Today: @FranceToday(dalam Bahasa Inggris)