Sineas Indonesia buka peluang kerjasama dengan industri film di Jepang

Sineas Indonesia siap sambut peluang kolaborasi dengan kalangan industri film di Jepang. Demikian disampaikan oleh Produser film “Posesif" (Muhammad Zaidi) serta Sutradara (Sidi Saleh), Produser (Tekun Ji) dan Aktris (Irina Chiu) film “Pai Kau" dalam sesi diskusi dengan pemerhati Film di Osaka, 15 Maret 2018.

 

Muhammad Zaidi lebih lanjut menjelaskan bahwa dirinya tengah menggarap 2 proyek film berkolaborasi dengan sineas Jepang, terutama dalam aspek produksi film bersama dan layanan terkait.

 

Sementara itu, Sidi Saleh, Tekun Ji dan Irina Chiu mengutarakan ketertarikannya menjalin berbagai kerjasama dengan industri film di Jepang mulai dalam bentuk co-production, berbagi pengalaman dan keahlian hingga penyusunan cerita/naskah yang menyandingkan budaya dan kehidupan di kedua negara. Kolaborasi dengan sineas Jepang diharapkan dapat memperluas pangsa pasar film-film Indonesia di negara tersebut.

 

Dalam sambutan pembukanya, Acting Konsul Jenderal RI Osaka, Tumpal Hutagalung menyampaikan “Industri perfilman Indonesia sudah terbuka 100% terhadap investor asing. Sejumlah investor asing yang telah masuk ke Indonesia antara lain dari Korea Selatan, Singapura, dan Inggris bahkan Amerika Serikat." Oleh karenanya, Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya kepada kalangan industri perfilman di Jepang untuk berinvestasi dan bekerjasama dengan para sineas di Indonesia, imbuhnya.

 

Kedua film tersebut tengah berpartisipasi pada Osaka Asian Film Festival (OAFF), 9-18 Maret 2018 di Kota Osaka. Festival film ini merupakan acara tahunan yang menayangkan dan menganugerahkan penghargaan kepada karya-karya Sineas dari negara-negara Asia. Pada OAFF tahun 2018, telah terpilih 62 film dari 18 negara Asia termasuk Indonesia untuk turut ambil bagian.

 

Sesi Diskusi ini diselenggarakan KJRI Osaka bekerjasama dengan OAFF dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Jepang yang akan dilaksanakan di kedua negara sepanjang 2018.