Berkunjung ke Ehime, Konjen RI Osaka bahas kerjasama Sister Province, perikanan, industri dan pertanian

Pada tanggal 28 Februari 2019, Konsul Jenderal RI di Osaka, Mirza Nurhidayat telah melakukan kunjungan ke Prefektur Ehime. Dalam kesempatan tersebut Konsul Jenderal RI melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Tokihiro Nakamura. Pertemuan ini merupakan yang pertama kali sejak Mirza Nurhidayat memulai tugasnya di Jepang pada April 2018. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Konsul Jenderal untuk bertemu dengan tiga perusahaan setempat yang telah memiliki hubungan bisnis dengan Indonesia yaitu perusahaan Yamaki, Miura dan Iseki.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Ehime, Konsul Jenderal dan Gubernur Ehime sepakat untuk berkoordinasi lebih erat dalam pembahasan rencana pembentukan kerjasama Sister Province antara Provinsi Sulawesi Selatan dan Prefektur Ehime. Termasuk di antaranya untuk mendalami bidang-bidang kerjasama prioritas dan berpotensi besar serta mekanisme konsultasi rutin di antara kedua pihak guna memastikan kerangka kerjasama ini bisa berjalan berkelanjutan.

Konsul Jenderal RI juga menyempatkan untuk melakukan pertemuan dengan perusahaan perikanan Yamaki yang merupakan salah satu penghasil katsuo/bonito terbesar di Jepang. Saat ini Yamaki telah mengimpor 500 ton ikan Cakalang dari Indonesia. Pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan upaya perluasan kerjasama Yamaki dengan perusahaan-perusahaan Indonesia lainnya yang juga bergerak di bidang perikanan, termasuk BUMN.

Pada kunjungan ke perusahaan Miura yang bergerak dibidang pembuatan mesin boiler yang digunakan oleh berbagai jenis industri, Konsul Jenderal mengutarakan harapannya agar banyak industri yang beralih menggunakan boiler ramah lingkungan dan hemat energi, terutama melalui kehadiran perusahaan Miura di Indonesia,

Sementara itu, pada kunjungan ke perusahaan Iseki, pembuat mesin pertanian, Konsul Jenderal mempelajari produk-produk Iseki yang telah disesuaikan dengan kondisi di Indonesia sehingga teknologinya dapat lebih mudah diterapkan dan digunakan oleh petani lokal. Iseki memiliki pabrik di Surabaya yang telah beroperasi sejak 2013. Iseki saat ini mempekerjakan 10 pemagang asal Indonesia di pabriknya di Ehime.