Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

11/9/2017

Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) adalah kartu yang berfungsi sebagai tanda pengenal Masyarakat Indonesia di Luar Negeri dan alat pemetaan potensi jejaring Masyarakat Indonesia di Luar Negeri. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website KMILN berikut: https://iocs.kemlu.go.id/login

Bentuk KMILN: Digital/elektronik.

Masa berlaku KMILN: 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang.

Biaya: tidak dipungut biaya

Subjek KMILN

KMILN dapat diajukan oleh:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap dan/atau bekerja di luar negeri.
  2. Warga negara asing (WNA) eks WNI.
  3. Warga negara asing anak eks WNI.
  4. Warga negara asing yang orang tua kandungnya WNI.

    Pemohon KMILN harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan dan mencemarkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Tidak melakukan tindakan yang mengancam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Tidak memiliki masalah hukum dengan Pemerintah Republik Indonesia.
  4. Berusia 18 tahun ke atas.
  5. Menetap dan/atau bekerja di luar negeri paling sedikit 2 (dua) tahun.

Fasilitas bagi Pemegang KMILN

KMILN dapat digunakan oleh WNI untuk:​

  1. Membuka rekening di bank umum.
  2. Memiliki properti di Indonesia.
  3. Mendirikan badan usaha Indonesia.

KMILN dapat digunakan oleh WNA untuk mendapatkan ketiga fasilitas tersebut di atas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

​Tata Cara Mendapatkan KMILN

  1. Membuat dan mengaktivisi akun KMILN secara online.
  2. Mengisi formulir dan mengunggah dokumen-dokumen yang disyaratkan.
  3. Mengirim aplikasi secara online.
  4. Aplikasi diverifikasi oleh Perwakilan RI di luar negeri.
  5. Aplikasi diterima/ditolak oleh Kementerian Luar Negeri RI.
  6. Aplikasi diterima oleh pemohon melalui e-mail.
  7. KMILN dapat dicetak oleh pemohon.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website KMILN berikut:
https://iocs.kemlu.go.id/login

Untuk frequently asked questions (FAQs), silakan kunjungi tautan berikut: https://iocs.kemlu.go.id/faq

Dokumen Persyaratan Permohonan KMILN

1.    Bagi WNI yang menetap dan/atau bekerja di luar negeri​

  • Salinan paspor yang masih berlaku.
  • Salinan surat izin tinggal menetap di negara setempat.

    dan setidaknya 2 (dua) dokumen lainnya dari dokumen-dokumen berikut:
     
  • Kartu identitas/tanda pengenal setempat (KTP, kartu mahasiswa, SIM, kartu pegawai, atau surat identitas lain yang dikeluarkan oleh instansi berwenang di negara setempat).
  • Dokumen sah lain yang menunjukkan pemohon berstatus tinggal di negara setempat yang meliputi kontrak kerja atau kontrak rumah/apartemen. 

2.    Bagi WNA eks WNI

  • Salinan paspor yang masih berlaku.
  • Salinan surat izin tinggal menetap di negara setempat.

    dan setidaknya 2 (dua) dokumen lainnya dari dokumen-dokumen berikut:
     
  • Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tentang Pencabutan Status Kewarganegaraan Indonesia.
  • Surat affidavit yg dikeluarkan oleh Perwakilan yg pernah dimiliki pemohon.
  • Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia yang menunjukkan pemohon pernah menjadi WNI (paspor, akta kelahiran, akta perkawinan, kartu keluarga, KTP, dan surat keterangan lain yang dapat dibenarkan oleh Perwakilan RI di luar negeri).
  • Dokumen resmi yang diterbitkan oleh negara setempat bahwa pemohon telah melapas Kewarganegaraan Indonesia.

3.    Warga negara asing anak eks WNI

  • Salinan paspor yang masih berlaku.
  • Salinan surat izin tinggal menetap di negara setempat.
  • Akte kelahiran.

    dan setidaknya 1 (satu) dokumen lainnya dari dokumen-dokumen berikut:
     
  • Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tentang Pencabutan Status Kewarganegaraan Indonesia orang tua pemohon.
  • Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia yang menunjukkan bahwa orang tua pemohon pernah menjadi WNI (paspor, akta kelahiran, akta perkawinan, kartu keluarga, KTP, dan surat keterangan lain yang dapat dibenarkan oleh Perwakilan RI di luar negeri).
  • Dokumen resmi yang diterbitkan oleh negara setempat bahwa orang tua pemohon telah melapas Kewarganegaraan Indonesia.

4.    Warga negara asing yang orang tua kandungnya WNI

  • Salinan paspor yang masih berlaku.
  • Salinan surat izin tinggal menetap di negara setempat.
  • Akte kelahiran.

    dan setidaknya 1 (satu) dokumen lainnya dari dokumen-dokumen berikut:
     
  • Paspor RI milik salah satu atau kedua orang tua pemohon yang masih WNI.
  • Surat keterangan tentang status kewarganegaraan orang tua pemohon yang dibuktikan dengan akta kelahiran, akta perkawinan, kartu keluarga, atau akta perceraian.

    Dokumen Persyaratan Permohonan Perpanjangan KMILN

1.    Dalam hal tidak ada perubahan data dan/atau status pemohon (kewarganegaraan, perkawinan, dan/atau tempat tinggal), maka dokumen persyaratan yang dibutuhkan adalah:

  • Ijin tinggal di negara setempat yang masih berlaku hingga paling sedikit 2 (dua) tahun (khusus WNI).
  • Dokumen sah lain yang menunjukkan bahwa pemohon berstatus tinggal di negara setempat yang meliputi kontrak kerja atau kontrak rumah/apartemen (khusus WNI).
  • Dokumen yang menunjukkan bahwa pemohon tidak menetap di Indonesia (khusus WNA)

2.    Dalam hal terdapat perubahan data dan/atau status pemohon (kewarganegaraan, perkawinan, dan/atau tempat tinggal), maka dokumen persyaratan yang diperlukan adalah seperti permohonan baru sesuai status yang baru.

 Pencabutan KMILN

KMILN akan dicabut, apabila pemohon:

  • meninggal dunia.
  • menetap di Indonesia.
  • terlibat dalam kegiatan yang merugikan dan mencemarkan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • memiliki masalah hukum dengan Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah negara setempat.
  • memberikan dokumen persyaratan dan/atau keterangan yang tidak benar; atau
  • menyalahgunakan KMILN tidak sesuai dengan tujuan penerbitannya.