Bikin bangga, anak Indonesia juara Olimpiade Global IT Challenge for Youth with Disabilities 2018 di India

​​​New Delhi: “Leave no one behind" Adalah tema yang diangkat pada penyelenggaraan Global IT Challenge for Youth with Disabilities 2018 yang diselenggarakan selama 5 hari di New Delhi, India. GITC 2018 merupakan olimpiade IT bagi para penyandang disabilitas dengan 4 bidang lomba yaitu eLifemap Challenge, eTools Challenge, eContents Challenge, eCreatives Challenge.

GITC diselenggarakan sejak tahun 1992 dengan misi meningkatkan aksesibilitas dan daya saing anak-anak penyandang cacat melalui penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penyelenggaraan GITC juga melibatkan dukungan Pemerintah dari negara-negara peserta untuk mendiskusikan kebijakan Negara terhadap penyandang disabilitas.

Pada tahun ini, Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Indonesia mengirimkan 2 tim berjumlah 8 orang untuk mengikuti 4 bidang lomba tersebut secara individual maupun kelompok. Tim yang dikirimkan merupakan anak-anak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merupakan penyandang cacat fisik, pendengaran, dan penglihatan.

Dengan asistensi KBRI untuk Republik India selama penyelenggaraan, tim Indonesia melalui Fayza Putri Adila berhasil meraih gelar Juara Umum sebagai Global IT Leader Award karena merebut 2 gelar juara 1 individu dalam bidang eLifemap Challenge dan eTools Challenge. Selain itu, Tim Indonesia 1 yang terdiri dari Bramudia Nur Alam, Fayza Adila Putri, Abdul Kahar, dan Muhammad Zain Nabhan berhasil meraih juara 1 grup dalam bidang eCreatives Challenge.

Selamat bagi tim Indonesia

Siapa kita…..INDONESIA !!!

New Delhi, 11 November 2018

SB