Angklung Menggetarkan Festival ASEAN di Nairobi

​Sebanyak kurang lebih 500 pengunjung Bajar Festival ASEAN di Rosslyn Riviera Mall-Nairobi,  sangat terhibur dengan irama dan getaran angklung yang dimainkan oleh 15 orang pemain gabungan dari ibu-ibu Dharma Wanita KBRI dan para penyanyi koor Kenya yang lebih dikenal dengan nama “Girls Chorale Kenya". suasana panas matahari tidak mengurangi antusias pengunjung untuk ikut serta memainkan angklung yang dipandu oleh Joshua Mugo sebagai pimpinan group dan Theophillus Waluyo Diplomat muda KBRI Nairobi. Kemeriahan acara dimulai saat sdr. Theophillus Waluyo dan Joshua Mugo mengajak para penonton untuk bisa bersentuhan langsung dengan alat musik ini dan bersama-sama memainkannya, meskipun pada awalnya para penonton sempat kebingungan untuk memainkannya, tapi hal itu hanya sesaat sebelum pemandu mengarahkan cara memainkan alat musik tersebut dan mengajak para penonton untuk bernyanyi. Irama dan getaran merdu suara angklungpun menggema membuat kagum para penonton siang itu.

Festival ASEAN yang digelar pada hari minggu, 9 september 2018 ini diikuti oleh 4 Perwakilan Negara-negara anggota ASEAN yang ada di Nairobi yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Philipina. Festival ASEAN dibuka secara resmi oleh Duta Besar Malaysia dan Direktur Kebudayaan Kemlu Kenya yang didampingi oleh Duta Besar RI, Duta Besar Thailand dan Duta Besar Philipina. Dalam sambutannya, Direktur Kebudayaan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival ASEAN yang menurutnya menjadi ajang masyarakat berkumpul menikmati makanan, tarian, kerajinan dan sekalligus memberikan pemahaman budaya negara-negara Asia khususnya ASEAN kepada masyarakat setempat. Festival ASEAN tersebut dihadiri oleh beberapa Duta Besar asing dan pemimpin organisasi regional dan internasional, komunitas/warga ASEAN dan masyarakat setempat.

Para pengunjung antusias untuk hadir pada acara ini karena selain menampilkan aneka makanan, seni kerajinan, dan tarian dari ke-4 negara ASEAN. Mereka juga antusias untuk bisa mendapatkan Luckydraw dari ke-4 negara tersebut. Dalam kesempatan itu, KBRI menampilkan tarian merak, parade batik dan tentunya angklung. Bazar Indonesia ramai diserbu pengunjung yang tertarik dengan kerajinan tas, perhiasan campuran perak-anyaman bambu dan  tentunya bisa sambil menikmati nasi goreng, sate, indomie dan rujak ulek, serta tambahan doorprize dari Indomie yang turut mendukung stan Indonesia.

Festival ASEAN tahun ini merupakan Festival ASEAN ketiga, yang pada tahun ini diketuai oleh Malaysia setelah sebelumnya pada tahun 2017 diketuai oleh Indonesia. Kegiatan Festival ASEAN diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memeriahkan HUT ASEAN, Upacara Peringatan ASEAN Day sendiri telah diselenggarakan di Kediaman Duta Besar Malaysia pada tanggal 8 Agustus 2018. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hasil penjualan barang dan makanan Festival Asean ini  disumbangkan kepada lembaga sosial Kenya.