Daftar Pejabat dan Staff

Tempat/Tgl Lahir:  Kebumen, 18 Agustus 1959






Pendidikan

  • 1971:  Lulus SDN Winong, Mirit, Kebumen
  • 1974:  Lulus SMP Bhakti Mulia Prembun, Kebumen
  • 1977:  Lulus SMAN Purworejo
  • 1983:  Sarjana Sastra Inggris, Universitas Gadjah Mada
  • 2000: Graduate Certificate of Applied Business, Swinburne University of Technology, Melbourne

 

Pelatihan/Kursus

  • 1986-1987: Sekolah Dinas Luar Negeri Angkatan (Sekdilu) XI
  • 1988:  Kursus Penhumas Angkatan III
  • 2001:  Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu)  Angkatan VIII
  • 2003:  Sekolah Staf dan  Pejabat Deplu (Sesparlu) Angkatan XVIII


Pengalaman Pekerjaan

  • 1979-1984: Mengajar Bahasa Inggris di berbagai Bimbingan Tes
  • 1981– 1984: Guru Bahasa Inggris SMA Muhammadiyah II Yogyakarta
  • 1984-1989, 1993-199: Dosen Bahasa Inggris, Fakultas Ekonomi, Universitas Pancasila
  • 1984: Masuk PNS Deplu
  • 1989-1993: Sekretaris III, KBRI Canberra
  • 1994-1995: Kasubdit Pengamatan dan Pengembangan, Dit. Penlugri, Deplu
  • 1995-1999: Konsul Muda (Vice Consul) Pensosbud, KJRI Melbourne
  • 2000-2002: Kasubdit Mass Media, Dit. Penlugri
  • 2001-2002: Plt. Direktur Penlugri, Deplu
  • 2001: Juru Bicara Tim Penanggulangan Dampak Krisis Irak.
  • 2002-2004: Direktur Informasi dan Media, Deplu
  • 2004- Feb. 2007: Konsul Jenderal RI Melbourne
  • Mei 2008-2011: Duta Besar LBBP RI untuk Persatuan Emirat Arab (United Arab Emirates) berkedudukan di Abu Dhabi
  • April 2012-Sek: Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Kementerian Luar Negeri.
  • April 2012-Juli 2012: Plt. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri
  • Januari 2012-2016: Alternate Senior Officer APEC Indonesia
  • Januari 2013-2016: Kepala Desk Diaspora Indonesia
  • Agustus 2013: Ketua Panitia Kongres Diaspora Indonesia ke-2
  • Jan 2014-Des 2014: Kepala Pokja Pembina Pemilu Luar Negeri (PPLN)
  • September 2014: Co-Leader (Bersama Australia dan India) pada Multinational Observer Group (MOG), Pemilu Fiji
  • Feb 2014-Apr 2014: Plt. Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK)
  • Agustus 2014: Ketua Panitia Kongres Diaspora Indonesia ke-3
  • Maret 2016 - sekarang: Duta Besar LBBP RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus


Artikel

  1. Kerjasama Pertahanan Asia Pasifik, Suara Pembaruan, 1993
  2. Diplomasi TKI, Kompas, 30 Agustus 2002
  3. West Papuans are Happy to be Indonesians, The Age, Melbourne, 10 April 2006
  4. Giving Ammunition to the Activists, The Herald Sun, Melbourne, 10 April 2006
  5. Indonesia-Australia Relations: Myths and Realities, Image Indonesia Vol XIV No 6. June 2007
  6. Pemimpin Baru Australia 2007, Suara Pembaruan, 15 Agustus 2007
  7. Dampak Pemilu Australia bagi RI, Kompas, 23 Nopember 2007
  8. Joko Widodo puts Indonesia ahead of his personal popularity, The Australian, 2 Juli 2015

Hobi: Badminton

Keanggotaan

  1. 1990-2003:  Member, National Press Club, Canberra, Australia
  2. 1990-2003:  Member, Australian Institute of International Affairs (AIIA) Canberra
  3. 2004-2007: Member, Australian Institute of International Affairs (AIIA), Melbourne.
  4. 2004-2007:  Member, Melbourne Press Club
  5. 2005-2007:  Honorary Member, Naval Military Club, Melbourne
  6. 2005-2007:  Honorary Member, RACV Club, Melbourne
  7. 2005-2007:  Honorary Member, Committee for Melbourne
  8. 2006 – sekarang:  Honorary Adviser, Marsh Foundation, Melbourne
  9. 2008-2011:  Honorary Member, World Trade Club, Dubai.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh

Mohamad Wahid Supriyadi

Wakil Kepala Perwakilan / Minister

Lasro Simbolon

Fungsi Politik KBRI Moskow utamanya bertugas menyelenggarakan dan memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di bidang politik di Federasi Rusia sebagai negara penerima (wilayah akreditasi) melalui peningkatan hubungan dan kerjasama bilateral antara Republik Indonesia dengan Federasi Rusia, khususnya di bidang politik, hukumdan hak asasi manusia; mewujudkan dan memelihara dukungan Federasi Rusia terhadap integrasi wilayah NKRI; serta meningkatkan dukungan Federasi Rusia terhadap pencalonan/posisi Indonesia dalam forum internasional serta terhadap isu-isu yang menjadi kepentingan Republik Indonesia.​

Minister Counsellor

Fauzi Bustami

Sekretaris Pertama

Dozi Adeson

Sekretaris Ketiga

Etty Rachmawaty

Fungsi Ekonomi KBRI Moskow dalam tugas sehari-harinya adalah membantu Kepala Perwakilan dalam upaya meningkatkan hubungan dan kerja sama ekonomi bilateral RI – Federasi Rusia khususnya di sektor investasi dan pariwisata melalui kegiatan-kegiatan operasional yang sesuai dengan visi dan misi perwakilan. Berdasarkan misi dan visi utama Duta Besar RI, Fungsi Ekonomi mengemban tugas utama yang ditujukan untuk meningkatkan arus investasi Rusia ke Indonesia dan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia.​

Minister Counsellor

Kiki Tjahjo Kusprabowo

Sekretaris Pertama

Arif Bachtiar

Sekretaris Ketiga

Harmoko Montoc

Sekretaris Ketiga

Danang Ary Wibowo

Devisi Penerangan, Sosial Budaya dan Pendidikan mentargetkan adanya arus informasi yang lancar dari Rusia untuk semua kalangan di Indonesia tanpa kecuali, meningkatkan citra Indonesia, lebih memperkenalkan budaya nasional dan meningkatkan kerjasama pendidikan antara kedua belah pihak. Untuk menopang hal tersebut, maka kerjasama dengan media masa dan kalangan publik menjadi sangat penting. Dalam era informasi yang serba cepat ini kegiatan yang dilaksanakan harus dikemas secara cantik untuk kemudian disajikan dalam etalase yang menarik sehingga banyak manfaat bisa dipetik. Demokrasisasi dan masyarakat Indonesia yang toleran misalnya merupakan bahan baku yang harus terus digembar gemborkan. Ini semua akan bedampak pada peringatan apresiasi terhadap Indonesia serta kunjungan turis Rusia yang lebih banyak. Sementara itu, aneka kendala dalam meningkatkan kerjasama pendidikan dihapuskan agar ”gap” budaya Indonesia-Rusia selama Orde Baru dapat secara pasti dikikis.​

Minister Counsellor

Darmawan Suparno

Counsellor

Enjay Diana

Sekretaris Ketiga

Juang Akbar

Tugas kekonsuleran mencakup pelayanan notariat, kehakiman, jasa konsuler, serta perlindungan WNI dan badan hukum Indonesia di negara akreditasi. Termasuk di dalamnya tugas seperti penerbitan paspor baru, perpanjangan paspor diplomatik dan dinas, pencatatan lapor diri WNI di LN, pendataan WNI, pengajuan calling visa, legalisasi dokumen, pengurusan ijin bagi pesawat / kapal asing di wilayah RI, dan penerbitan surat keterangan bagi WNI di negara akreditasi. Pelaksanaan tugas keprotokolan adalah memberikan pelayanan keprotokolan bagi kunjungan tamu dari Indonesia selama berada di negara akreditasi dan melaksanakan upa-cara-upacara kenegaraan serta perayaan hari-hari nasional dan hari besar lainnya, melalui kerjasama dengan fungsi lainnya di KBRI. ​

Counsellor

Lusy Surjandari

Sekretaris Ketiga

Ali Wibowo Laksono

Koordinator Fungsi Komunikasi

Danny Harmono

Pejabat Komunikasi

Fathur Rohman

BPKRT Keuangan

Parantino Andru

BPKRT Perlengkapan

Tatik Trisnawati

Atase Pertahanan RI sebagai unit pelaksana teknis Bais TNI di luar negeri yang ditempatkan pada KBRI bertugas memelihara dan meningkatkan hubungan kerjasama dibidang pertahanan dalam rangka mempererat hubungan bilateral antara negara akreditasi dengan Republik Indonesia. Kantor Atase Pertahanan RI berfungsi menyelenggarakan usaha/kegiatan diplomasi maupun protokoler terkait kepentingan Departemen Pertahanan RI dan TNI. Selain memfasilitasi kepentingan Departemen Pertahanan RI dan TNI, salah satu tugas Kantor Atase Pertahanan adalah memelihara dan mempererat hubungan dengan perwakilan Atase Pertahanan negara-negara lain di Federasi Rusia dalam bentuk keikutsertaan / aktif di organisasi AFOA (Air Force Officer Association), MAMA (Military Attache in Moscow Association) dan FNOA (Foreign Naval Officer Association) yang menjadi ajang komunikasi komunitas atase pertahanan.​

Atase Pertahanan / Atase Udara

Kol. Pnb. Moch. Untung Suropati

Atase Darat

Kol. Kav. Hedi Suhendi

Atase Laut

Kol. Laut. Liber Sihombing

Atase Perdagangan memiliki kewajiban untuk meningkatkan volume perdagangan antara Indonesia dan Rusia dari waktu ke waktu serta melakukan kegiatan riset perdagangan untuk kepentingan nasional Indonesia.​

Atase Perdagangan

Heryono Hadi Prasetyo

Sekolah Indonesia Moskow (SIM) adalah satu dari tiga belas Sekolah Indonesia yang ada di luar negeri saat ini. Keberadaan SIM, selain sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan layanan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA bagi putra-putri Indonesia yang tinggal di Moskow, juga sebagai duta budaya bangsa Indonesia. Karenanya, siswa/siswi Sekolah Indonesia Moskow tidak hanya mempelajari kurikulum sebagaimana yang dipelajari teman-temannya di Indonesia, tetapi juga mempelajari seni budaya bangsa Indonesia dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia. Penanaman nilai-nilai agama dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari - di tengah hingar-bingarnya meterialisme dan hedonisme kota Moskow - merupakan nilai positif tersendiri yang dimiliki oleh SIM. Pada saat yang bersamaan mereka juga diharapkan dapat bersikap dan berpikir global hingga nantinya dapat mengabdikan ilmu dan pengetahuannya bagi kemajuan agama, bangsa dan negara.​

Kepala Sekolah

Sudirham