Company Reference Letter

​​​​Secara umum, untuk mendapatkan legalisasi surat “bukti istimewa" dan reference letter dari Embassy terdapat 2 hal utama yang wajib dilampirkan oleh pemohon, diantaranya:

1.  Bukti Istimewa.

  • Bukti istimewa dimaksud bisa berupa:
    1. Persetujuan Kontraktual untuk berbagi pengendalian terhadap suatu aktivitas ekonomi
    2. Kepemilikan saham
    3. Anggaran dasar
    4. Perjanjian keagenan/distributor
    5. Perjanjian pinjaman/loan agreement
    6. Perjanjian penyediaan barang/supplier agreement
  • ​Dokumen ini wajib dilegalisasi oleh DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade – Australia) sebelum dikirim ke Embassy untuk mendapat legalisasi (persyar​​atan dan biaya legalisasi dapat dilihat di link)

2. Surat Keterangan:

​Sesuai yang tertera pada surat Dirjen Daglu no 422/DAGLU/SD/10/2012, surat ini dbuat oleh perusahaan Indonesia dengan berbubuhkan materai.

Surat ini setidak nya berisi :

  • ​​​Penjelasan umum hubungan istimewa antara kedua belah pihak
  • 4 digit Harmonized System Code produk2 yang diimpor.​
3. Biaya administrasi sebesar $175 untuk proses pembuatan surat keterangan. (belum termasuk biaya legalisasi)
Metode pembayaran dengan Money Order atau EFTPOS/Credit Card, untuk hal ini perusahaan Indonesia dapat berkonsultasi dengan perusahaan Australia.

4.  Profil produk dan perusahaan Australia.

5.  Copy SIUP perusahaan Australia (Certification of Registration of a Company)

6.  Amplop balasan yang sudah terisi alamat pengiriman kembali.

Berdasarkan bukti “hubungan istimewa" yang diterima, Embassy akan melegalisasi surat “hubungan istimewa" tersebut dan mengeluarkan surat keterangan/referensi terkait hubungan istimewa tersebut dan produk2 yang terlibat didalamnya.

Note: Untuk Perusahaan yang sudah mendapatkan legalisir Embassy/Consulate pada surat “hubungan istimewa", hanya perlu melampirkan copy surat tersebut dan memenuhi prosedur no 2-5.