Genjot Ekspor Kopi, KJRI Marseille Gandeng Henry Blanc

Kunjungan ke Pabrik Henry Blanc di Marseille yang telah mengimpor kopi Bali, Java Jampit, dan Papua

Konjen RI Marseille telah bertemu dengan jajaran manajemen perusahaan pengolahan kopi  Henry Blanc, yang berbasis di Marseille, pada tanggal 7 Februari 2019. Pertemuan ini difasilitasi oleh Wakil Walikota Marseille bidang Kerja Sama Ekonomi, Mr. Didier Parakian.
 
Group Henry Blanc berdiri sejak tahun 1980, sebagai perusahaan keluarga yang berfokus pada pemanggangan/penyangraian (roasting) dan penjualan produk kopi. Sebelum membangun merk dagang Henry Blanc, perusahaan keluarga yang berdiri sejak tahun 1920-an ini berusaha dengan merk dagang populer lainnya di Prancis, yakni Bonne Maman, Cafes Negresko, dan Oasis.
 
Perusahaan Henry Blanc merupakan perusahaan importir kopi terbesar di Marseille  dan sudah dikenal luas oleh masyarakat  Prancis. Henry Blanc mengimpor biji kopi (green bean) dari 50 negara, termasuk dari Indonesia (kopi Bali, Java Jampit dan kopi Papua), dengan bea masuk yang cukup rendah. Biji kopi mentah tersebut kemudian menjalani proses pemanggangan di Marseille, untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Sekitar 90% penduduk Prancis mengkonsumsi kopi, dengan rata- rata konsumsi kopi 5,8 kg per kapita/tahun atau 300.000 ton/tahun, terutama kopi Arabica. Kebutuhan Prancis akan produk kopi menduduki peringkat ke-8 di dunia.

Henry Blanc 3.jpg
Wakil Walikota Marseille, Didier Parakian (kanan) mendukung penuh penguatan ekspor dan investasi kopi Indonesia di Marseille

Selain produk kopi dan turunannya, Group Henry Blanc juga memproduksi teh kemasan, coklat olahan, biskuit dan selai.

Saat ini perusahaan keluarga ini dikelola oleh Jean-Luc Blanc, anak Henry Blanc yang merupakan generasi ke-4 di keluarga.

KJRI menjajaki kemungkinan kerjasama untuk memasarkan kopi Indonesia di Prancis. Selain itu, juga disinggung kerjasama untuk mendirikan coffee roasting di Marseille dan sekitarnya melalui skema investasi atau joint venture.

Marseille, Februari 2019