Upacara Bendera 17 Agustus 2009

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal tanggal 17 Agustus 2009, bertempat di Halaman kantor KJRI Los Angeles, telah diselenggarakan Acara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-64 yang dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal R.I. Subijaksono Sujono dan dihadiri oleh sekitar 400 masyarakat Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya dan masyarakat Amerika sahabat Indonesia. Rangkaian acara terdiri atas beberapa pokok kegiatan yakni: upacara bendera, acara syukuran/pemotongan tumpeng dilanjutkan ramah tamah dan perlombaan anak-anak.


Tema Peringatan HUT ke-64 RI Tahun 2009 adalah : ” DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, KITA TINGKATKAN KEDEWASAAN KEHIDUPAN BERPOLITIK DAN BERDEMOKRASI SERTA KITA PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL MENUJU INDONESIA YANG BERSATU, AMAN, ADIL, DEMOKRATIS DAN SEJAHTERA”.


Dalam kesempatan upacara yang berlangsung secara khidmat, Konsul Jenderal RI selaku Pembina upacara menyampaikan ajakan bagi seluruh unsur masyarakat Indonesia untuk ikut berperan dalam membangun bangsa dan negara. Masyarakat Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya merupakan wakil bangsa yang juga dapat memainkan peranan penting dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan dan membawa perubahan ke arah yang positif. Sebagai warga masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri sudah sepatutnya memberikan kontribusi dalam meningkatkan kedewasaan hidup berdemokrasi, bersatu-padu dalam mendukung program pembangunan bangsa  dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Masyarakat Indonesia di luar negeri dihimbau pula untuk ikut menciptakan suasana kehidupan yang aman, adil dan sejahtera dengan meningkatkan semangat dan kemampuan dalam membangun bangsa Indonesia tercinta.


 

Bangsa Indonesia baru saja sukses menyelenggarakan Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Presiden secara langsung pada tanggal 9 April 2009 dan 8 Juli 2009 lalu secara tertib. Bangsa Indonesia patut bangga bahwa Pemilu tahun ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan wakil-wakil rakyat yang akan memimpin dan membimbing rakyat Indonesia dalam waktu lima tahun ke depan.

Bangsa Indonesia juga patut berbangga mengingat bahwa persentase rakyat yang ikut memilih dalam Pemilu tersebut lebih besar dibandingkan dengan persentase rakyat Amerika Serikat yang ikut memilih dalam pemilihan presiden A.S. tahun ini. Keikut sertaan sebagian besar masyarakat Indonesia dalam Pemilihan Umum tersebut telah menunjukkan kepada dunia bahwa Bangsa Indonesia yang merupakan Demokrasi ke-3 terbesar di dunia sangat perduli terhadap masa depan bangsanya. Hal itu telah menunjukkan bahwa Demokrasi Indonesia semakin matang, bahkan dapat dicontoh oleh negara-negara lain.

Selain isu Pemilu,  dalam pidatonya Konjen RI juga menyampaikan bahwa Hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat akhir-akhir ini menunjukkan banyak perbaikan khususnya pasca terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat. Saat ini, Pemerintah Amerika Serikat terlihat sangat tertarik untuk mengembangkan hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Hal ini terbukti dari terpilihnya Indonesia sebagai salah satu negara yang pertama kali dikunjungi Menlu AS Hillary Clinton. Latar belakang Presiden Obama yang pernah tinggal di Indonesia juga merupakan faktor yang mendukung peningkatan hubungan bilateral tersebut. KJRI Los Angeles juga telah mengadakan pameran Batik yang merupakan milik Ann Dunham, ibu dari Presiden Barack Obama, pada tanggal 31 Mei 2009. Acara tersebut dihadiri oleh banyak anggota pemerintahan Amerika Serikat dan warga setempat.

Disampaikan pula bahwa dalam uapaya meningkatkan ekonomi Indonesia, KJRI telah gencar melakukan kegiatan promosi dan pameran produk Indonesia dalam rangka memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dan AS, khususnya melalui wilayah kerja KJRI Los Angeles. Peluang kerjasama ekonomi dirintis melalui berbagai pertemuan dan penjajagan antara lain pada tanggal 10 Agustus 2009, bertempat di kantor walikota Big Bear Lake City telah berlangsung pertemuan antara Konjen RI dengan Wali Kota dan Anggota Dewan Kota Big Bear Lake.


Sementara promosi aktif di bidang sosial budaya dan pariwisata terus dilakukan KJRI dengan keikutsertaan Indonesia dalam Children Lotus Festival 2009 di Echo Park Lake, Los Angeles atas kerjasama dengan warga Los Angeles dan didukung oleh city hall LA dan Echo Park Chamber of Commerce. Sepanjang tahun berabagai partisipasi seni budaya, seminar, ceramah seta bentuk-bentuk kegiatan lainnya juga telah aktif dilakukan sebagai bentuk diplomasi budaya yang mempromosikan citra Indonesia.


Selain itu, KJRI terus berupaya keras dalam meningkatkan pelayanan di bidang kekonsuleran dan keimigrasian, pelayanan dengan prinsip ramah, murah dan cepat, dengan mengutamakan perlindungan dan pelayanan yang prima kepada Warga Negara Indonesia yang bermasalah di luar negeri dengan prinsip kepedulian dan keberpihakan. Perlindungan kepada warga negara adalah amanat Konstusi, sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia. Disampaikan pula kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan kepada KJRI apabila mendapatkan penambahan biaya-biaya tarif resmi yang ditentukan atau tidak memperoleh layanan yang semestinya.


Konsul Jenderal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan “Indonesian Festival 2009” yang diadakan di halaman dan jalan di lingkungan KJRI pada tanggal 8 Agustus 2009. Kerja keras seluruh lapisan masyarakat telah berhasil memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat setempat melalui ragam budaya Indonesia yang kaya.


Pada Upacara bendera tsb seluruh peserta upacara juga telah secara khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengiringi Pengibaran bendera oleh Pasukan Pengibar Bendera, yang terdiri dari 21 (dua puluh satu) orang, berasal dari PERMIAS dan remaja Indonesia di Los Angeles, dipimpin oleh Zulvian Omar sedangkan Yafi Fayruz, mahasiswa Indonesia, bertugas sebagai pemimpin upacara. Teks Pancasila dibacakan oleh Konsul Jenderal R.I. selaku Pembina Upacara, dengan diikuti seluruh peserta upacara, sedangkan teks Proklamasi dan pembacaan do’a dibacakan oleh pemuka agama/tokoh masyarakat Indonesia , Yan Kautji dan Muazam Widjaja, sementara yang membacakan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua PERMIAS, Dovieke Angsana.


Upacara pengibaran bendera di lengkapi pula dengan kelompok obade yang terdiri dari 25 (dua puluh lima) anak-anak berumur antara 5 hingga 12 tahun dengan memakai busana dari berbagai daerah di Indonesia di bawah asuhan Ibu Tjut Rahmaniah ikut menyanyikan berbagai lagu nasional dan daerah dalam obade mereka.


Acara Pengibaran Bendera yang dimulai tepat pukul 9:30 pagi selesai jam 11:00 dan dilanjutkan di ruang pertemuan lantai III kantor KJRI dengan pemotongan tumpeng oleh Konsul Jenderal R.I. dan Ibu Subijaksono Sujono dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Masyarakat juga  berkesempatan untuk melakukan silaturrahmi di mana mereka saling memberikan salam merdeka. Panitia bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan KJRI LA juga menyiapkan beberapa perlombaan untuk anak-anak seperti balap karung, bawa kelereng, hula hop, dan sebagainya. Dalam kesempatan itu juga diperagakan foto-foto dan pemutaran video kegiatan olah raga dan Festival Indonesia yang baru saja diadakan. Selain itu juga dilakukan pemberian hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan dalam rangka 17 Agustus 2007 antara lain : bowling, tennis meja, tennis lapangan, karaoke, golf, catur, gaple, billiard, basket dan volley serta badminton.


Rangkaian upacara bendera diakhiri dengan upacara penurunan bendera pada pukul 16.30.

 

(KJRI-LA-SW)