Paguyuban Jawa Plus sebagai Mitra Promosi Budaya Jawa di California

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


Pada Minggu, 17 Januari 2010 bertempat di Palomares Center telah dilaksanakan acara perayaan HUT ke-2 Paguyuban Jawa Plus se-California yang dihadiri oleh sekitar 250 anggota masyarakat Indonesia di California Selatan, serta sejumlah warga AS setempat. Dalam kesempatan ini Konsul Jenderal RI Subijaksono Sujono beserta Ibu hadir sebagai tamu kehormatan disertai beberapa Konsul/Konsul Muda beserta Staf KJRI Los Angeles lainnya.



Paguyuban Jawa Plus merupakan perkumpulan masyarakat Jawa yang berdomisili di wilayah Cali fornia Selatan dengan visi mempersatukan masyarakat Jawa dan memupuk persatuan dengan kelompok suku masyarakat Indonesia lainnya.


Paguyuban yang diketuai David Mulyatno ini membawa misi untuk melestarikan, mengembangkan, dan memperkenalkan budaya Jawa kepada masyarakat setempat. Dalam Paguyuban ini terdapat unsur plus yang merupakan unsur masyarakat Indonesia non-Jawa lainnya yang memiliki hubungan dengan Jawa, baik karena perkawinan atau persaudaraan.


Acara HUT ke-2 Paguyuban diawali dengan menyayikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa dan dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Sesepuh Pag uyuban, Konsul Jenderal RI, pemotongan tumpeng dan ucapan selamat dari perwakilan persatuan masyarakat lain yang hadir (Batak dan Minahasa), serta acara kesenian gamelan, tari dan hiburan lainnya.


Dalam sambutannya, Kosul Jenderal RI memberikan ucapan selamat dan menyampaikan apresiasi keberadaan Paguyuban Jawa Plus yang semakin solid karena dapat bertahan di tahun kedua. Sebagai mitra KJRI, Jawa Plus diharapkan turut berkontribusi dalam pembinaan kerukunan dan solidaritas masyarakat Indonesia dengan latar belakang suku berbeda yang berada di wilayah kerja KJRI Los Angeles dan turut menumbuhkan citra positif terhadap tanah air.


Konsul Jenderal juga menyatakan bahwa budaya Indonesia memiliki nilai yang tinggi sehingga harus dilestarikan. Paguyuban Jawa Plus diharapkan dapat berperan dalam memelihara seni budaya Jawa bagi generasi muda maupun seni Indonesia kepada masyarakat setempat lainnya.


Konjen RI juga menggarisbawahi bahwa untuk menunjang peran serta Jawa Plus dalam menampilkan budaya Indonesia kepada khalayak luas, KJRI Los Angeles mengundang partisipasi aktif dalam memenfaatkan fasilitas seni budaya dan program pengajaran gamelan Jawa serta tarian Jawa dan tarian nusantara lainnya yang telah sejak lama digiatkan secara gratis dan reguler oleh Fungsi Pensosbud KJRI.


Para sesepuh Jawa Plus seperti Tekad Santoso dan Sarmun Kartagi menyampaikan komitmen Paguyuban untuk pelestarian budaya serta merencanakan pelaksanaan program sosial seperti pencarian beasiswa bagi pelajar yang kurang mampu.


Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah dan penuh keakraban. Meriahnya acara semakin terasa berkat suguhan tarian Jawa, permainan gamelan yang dipimpin langsung budayawan Djoko Waluyo, penampilan lawak Lenong Petir yang kreatif serta penampilan penyanyi nasional Atiek CB yang sekarang bermukim di AS. Prof Djoko Waluyo juga merupakan pengasuh dan pelatih seni gamelan Jawa di KJRI Los Angeles.


KJRI memandang positif kiprah Paguyuban Jawa Plus ini, yang kiranya dapat berdiri dan berkembang sebagai mitra penjaga kerukunan masyarakat dan pemelihara sendi budaya nusantara, khususnya Jawa.


(KJRI - Pen)