Hasil Pilpres 2009 di Dua TPS LN Los Angeles

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada Rabu, 8 Juli 2009 telah dilaksanakan pemungutan suara dalam rangka Pemilu Presiden/Wakil Presiden RI 2009 untuk wilayah kerja KJRI Los Angeles.
 
Berdasarkan perhitungan suara di hari yang sama, rincian perolehan dari sebanyak 408 jumlah suara adalah 293 suara (71,8%) untuk pasangan Susilo Bambang Yudhoyono/Boediono; 47 suara (11,5%) untuk pasangan Megawati Soekarnoputri/Prabowo Subianto; dan 41 suara (10%) untuk M. Jusuf Kalla/Wiranto. Jumlah suara tidak sah adalah 27 suara (6,6%).
 
Pemungutan suara itu sendiri dimulai pukul 10.00 pagi sampai pukul 08.00 malam itu, dilakukan di dua TPS yang berlokasi di halamPersiapan Sebelum TPS Dibukaan KJRI Los Angeles. Sebagai pelaksana pemungutan adalah dua KPPSLN yang diketuai Loddy Lintong dan Farhat Ambadar.
 
Pada pagi sebelum pembukaan TPS, Konjen RI Subijaksono Sujono menyampaikan pesan kepada Panitia Pemilu, baik PPLN maupun KPPSLN serta Pengawas LN, agar kiranya bekerja secara baik, adil, jujur dan terbuka dalam pelaksanaan pemungutan suara ini demi mensukseskan pesta demokrasi bangsa Indonesia. Diharapkan agar melalui pemungutan suara, rakyat dapat menentukan pasangan capres/cawapres sesuai pilihannya sebagai pemimpin bangsa.
 
Dalam pelaksanaannya, proses pemungutan suara di Rabu yang cerah itu berlangsung baik dan lancar, tanpa hambatan berarti. Cukup panjangnya waktu pemilihan yang berakhir pada pukul 08.00 PM itu, telah memungkinkan para pemilih mengatur kedatangan ke TPS sesuai waktu masing-masing.
 
Mengingat di Amerika hari pemungutan suara ini merupakan hari kerja, sebagian pemilih secara khusus meminta izin (day off) demi untuk menggunakan hak pilihnya di TPS. Selain itu, karena waktu pemilihan Konjen RI Memasukkan Surat Suarayang cukup panjang, cukup banyak pemilih yang datang di sore hari setelah jam kerja.
 
Berbeda dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif pada 8 April lalu, adanya keputusan Mahkamah Konstitusi tanggal 6 Juli 2009  juga ikut menambah jumlah pemilih yang datang, karena memungkinkan pemilih yang belum terdaftar di DPT untuk ikut memilih di TPS dengan membawa paspor yang masih berlaku.
Cukup banyak dari pemilih ini merupakan WNI yang baru datang ke AS dan belum sempat melaporkan diri atau juga mereka yang tengah berkunjung ke Los Angeles namun tidak sempat mengurus surat pindah untuk memilih di tempat lain (A-7). Di antara mereka yang ikut memilih termasuk pula mantan Menteri Koperasi RI, Bapak Bustanil Arifin dan keluarga, serta satu dua figur selebritis di tanah air.
 
Secara keseluruhan, acara pemungutan suara di dua TPSLN pada Rabu, 8 Juli 2009 berlangsung dalam suasana yang menyenangkan. Para pemilih melaksanakan hak pilihnya dengan tertib. Demikian pula Mantan Menkop Bustanil Arifin Memilih di TPS Los Angelesbagi pemilih yang menggunakan kursi roda, semua berlangsung baik berkat kerja keras seluruh Panitia, yang juga dibantu cukup banyak relawan dari masyarakat.
 
Proses pemilihan ini juga dihadiri pula oleh saksi yang membawa surat mandat dari Tim Kampanye Nasional Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono/Boediono. Saksi telah ikut serta dalam seluruh proses pemilihan 8 Juli 2009, baik pada pemungutan maupun penghitungan suara yang dilaksanakan langsung setelah selesainya pemungutan.
 
Media-media massa Indonesia setempat ikut meliput acara pemilihan, sedangkan untuk berita nasional diliput langsung oleh Voice of America (Indonesia services). Yang menambah meriah acara pemungutan suara tentunya adalah bazar yang diikuti 11 booth yang pada umumnya menjual makanan Indonesia.

Suasana Penghitungan Suara Pada Malam 8 Juli
Setelah Pilpres di TPS ini, PPLN Los Angeles masih akan bekerja lagi untuk menghitung surat suara melalui pos pada Minggu, 12 Juli (mulai pukul 10.00 pagi) dan Sabtu, 18 Juli 2009 (mulai pukul 10.00 pagi). Dari DPT yang ada, PPLN Los Angeles telah mengirimkan 10.210 surat suara melalui pos; sedangkan pemilih yang tercantum dalam DPT TPS hanya 675 orang.
 
Masyarakat diundang hadir untuk ikut menyaksikan penghitungan suara pos di KJRI Los Angeles, yang jumlahnya diperkirakan akan jauh lebih banyak.