Anak-anak Indonesia Tampil di Children Lotus Festival

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada Sabtu, 11 Juli 2009, dua belas anak-anak puteri Indonesia telah ikut memeriahkan acara Children Lotus Festival 2009 di Echo Park Lake, Los Angeles.
 
Acara yang dilaksanakan di panggung terbuka dan dihadiri oleh warga Los Angeles dan sekitarnya, diprakarsai komunitas Asia di Los Angeles dengan dukungan City Hall Los Angeles dan Echo Park Chamber of Commerce.
 
Penampilan 12 penari anak-anak KJRI yang berusia  5 - 11 tahun itu merupakan salah satu dari rangkaian mata acara beragam budaya Asia dan Pasifik yang ditampilkan.
 
Tim penari KJRI yang diasuh Neneng Mahmud telah mementaskan dua tarian secara medley, yaitu Tari Lenggang Patah 9 (Melayu Deli) dilanjutkan Tari Payung (Minangkabau).
 
Tampilan mereka terlihat kompak dan menarik, termasuk berkat payung dan kostum menarik yang penuh warna, sehingga mendapat sambutan meriah dari pengunjung.
Hadir di tengah pengunjung di Echo Park menyaksikan penampilan tarian anak tersebut adalah Konjen RI Subijaksono Sujono, Konsul Pensosbud Agusti Anwar dan Konsul Ekonomi Edi Suharto serta sejumlah warga masyarakat Indonesia.

Sebelum tampilan budaya Indonesia di atas panggung, sambil menjelaskan kedua tarian yang akan dibawakan tim penari anak-anak KJRI, Konsul Pensosbud telah memanfaatkan kesempatan itu untuk secara singkat memperkenalkan Indonesia kepada para pengunjung.
Selain Indonesia yang tampil di urutan ke-11, pentas budaya anak-anak yang berlangsung dari pukul 14.00 s/d 19.30 ini dimeriahkan oleh 13 grup kesenian dari komunitas China, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, Hawaii, Latin dan AS sendiri.
 
Seperti dimaklumi, batalnya pelaksanaan acara Lotus Festival 2009 karena situasi anggaran City of Los Angeles sebagai dampak situasi ekonomi AS, menyebabkan pelaksanaan acara Lotus diturunkan tingkat dan skala pelaksanaannya. Children Lotus Festival ini dirancang sebagai bagian dari Echo Park Community Festival untuk mengisi kevakuman tersebut, dengan lebih menekankan pada penamp ilan budaya oleh anak-anak atau generasi muda.
 
Partisipasi KJRI Los Angeles pada kegiatan Lotus Festival sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1998. Sejak tahun 2000 pejabat dan staf KJRI Los Angeles selalu menjadi anggota Board of Committee dan tahun 2001 Indonesia telah dipilih menjadi “Country Host”. Begitu pula untuk tahun 2009, namun batal dilaksanakan karena tidak tersedianya dukungan anggaran dari City Hall sebagai dampak krisis ekonomi AS.

Semua pihak, terutama Board of Committee, berharap agar acara Lotus Festival akan dapat dilaksanakan kembali di tahun mendatang sebagaimana biasanya yang tentunya tepat sebagai ajang promosi Indonesia.