”11th Annual International Night” di University of Hawaii at Manoa

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Mahasiswa Indonesia di Hawaii yang tergabung dalam Permias Hawaii kembali mengisi acara “11th Annual International Night” yang diselenggarakan oleh University of Hawaii at Manoa pada 12 Maret 2010. Pementasan budaya dari berbagai negara, yang diwakili oleh mahasiawa masing-masing negara tsb, diadakan secara rutin setiap tahun di bawah koordinasi The International Student Association of UH. Kegiatan ini merupakan salah satu wadah penting untuk membangun jejaring dan kerjasama antar pelajar asing yang ada di Hawaii.


Selain pentas budaya, mahasiswa Indonesia juga mengisi “booth Indonesia” yang memeragakan berbagai produk-produk souvenir dari Indonesia, buku-buku tentang promosi wisata dan tayangan TV mengenai pemandangan alam, serta kekayaan budi daya laut Indonesia. Hadir pada kegiatan “11th Annual International Night” tsb sekitar seribu mahasiswa dari berbagai negara yang juga menampilkan budayanya antara lain dari USA, Tahiti, Thailand, China, Indonesia, Amerika Latin, Jepang, Filipina dan Vietnam. Peran Mahasiswa dan pelajar dalam ikut mempertahankan dan mengembangkan budaya tradisional Indonesia sangat besar, komunitas mahasiwa di UH sangat mengenal dengan baik Indonesia, mereka sering diminta tampil dalam berbagai acara yang diadakan di lingkungan kampus UH dan di luar kampus. Tahun 2010 yang baru saja berjalan 3 bulan, mereka sudah menampilkan tarian tradisional Indonesia sebanyak 5 kali. Hal itu diakui oleh Counselor yang membidangi mahasiswa Indonesia, Ms. Martha Staff, dan juga para mahasiswa dari negara lain. Dalam kunjungan kerjanya untuk bertemu Gubernur Hawaii dan Walikota Honolulu serta pejabat tinggi lainnya, Konsul Jenderal RI Subijaksono Sujono hadir di acara “11th Annual International Night” tsb, dengan didampingi Konsul Konsuler Suwartini Wirta. Setelah pementasan, Konjen RI berkesempatan mengunjugi asrama mahasiswa Indonesia di East West Center di University of Hawaii. Asrama mahasiswa yang berada dalam lingkungan kampus dihuni oleh lebih dari 400 orang dengan jumlah mahasiswa Indonesia yang tinggal di asrama tsb sekitar 45 orang. Di kalangan mahasiswa UH, asrama tsb sering dikenal dengan asrama “kampung melayu” karena banyaknya mahasiswa asal Indonesia dan kekompakan mereka dalam menjaga hubungan kekeluargaan. Para mahasiswa sangat terkesan dan menghargai perhatian yang besar yang diberikan Konjen RI kepada mahasiswa Indonesia di Hawaii khususnya di UH. Mereka yang sekolah di UH berasal dari berbagai daerah serta perguruan tinggi di Indonesia (Unhas, IAIN, Trisakti, UI, USU, serta Instansi Pemerintah lainnya seperti Diknas, Lingkungan Hidup, Pariwisata). Setelah berkeliling asrama di mana mahasiswa Indonesia tinggal, Konjen RI berdialog sambil makan malam bersama. (KJRI - KK/SW)