Kolaborasi Jazz Indonesia-Portugal Sukses Manjakan Telinga Penonton di Lisabon

Dwiki Dharmawan berhasil memukau ratusan pengunjung dalam dalam pagelaran Indonesian Music Festival 2018 di Lisabon, Portugal (9/9). Dalam penampilan ini, Dwiki Dharmawan berkolaborasi dengan musisi-musisi ternama Portugal, antara lain Maria João Grancha, João Farinha, dan Pedro Jóia.

Maria João Grancha dikenal sebagai penyanyi jazz ternama Portugal yang biasa diiringi oleh alunan piano João Farinha. Pedro Jóia sendiri merupakan salah satu maestro gitaris terbaik yang pernah dimiliki Portugal.

Bertempat di Museu de Arqueologia yang berdiri di pusat sejarah Mosteiro dos Jerónimos, Lisabon, kolaborasi jazz Indonesia-Portugal ini sukses menyuguhkan perpaduan musik modern dan tradisional yang dimiliki Indonesia dan Portugal selama sekitar 90 menit.

Konser dibuka oleh Pedro Jóia yang membawa lagu-lagu Fado, sebuah genre musik yang merupakan akar dari musik keroncong Indonesia dan merupakan salah satu warisan budaya dunia di Portugal yang diakui UNESCO. Tidak berhenti di situ, Maria João Grancha dan João Farinha melanjutkan dengan membawa musik jazz modern yang kental dengan sentuhan tradisional khas Portugis.

Di puncak pertunjukkan, Dwiki Dharmawan mempersembahkan beberapa lagu Indonesia ke pengunjung Portugis, antara lain Cik-cik Periuk, Lir-ilir, Paris Barantai, dan Rintak Rebana yang dikemas dengan berkolaborasi dengan musisi-musisi Portugis. Pengunjung pun berdecak kagum dan memberikan standing ovation selama beberapa menit di akhir konser.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Portugal, Ibnu Wahyutomo menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Portugal itu ibarat hubungan saudara dalam satu keluarga. “Konser ini adalah wujud kedekatan dalam sebuah keluarga, dan kedekatan ini akan terus dibangun KBRI Lisabon dalam upaya untuk mendekatkan Indonesia ke Portugal, dan juga sebaliknya", tambah Dubes Ibnu Wahyutomo.

“Perpaduan musik di antara dua budaya ternyata menghasilkan keindahan yang luar biasa", ungkap Elizabeth Davis, salah satu pengunjung yang juga merupakan seorang musisi. Elizabeth berharap agar pertunjukkan budaya seperti ini dapat terus diadakan untuk memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Portugal

Indonesian Music Festival 2018 diselenggarakan oleh KBRI Lisabon sebagai puncak rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia di Portugal. Selain musik, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan kopi nusantara yang disajikan ke tiap pengunjung yang hadir.​