Sosialisasi Pemilu 2019 bagi WNI di luar negeri dan PPLN se-Amerika Selatan di Lima, Peru

​​​​​​​​​​

KBRI Lima telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Pemilu 2019 bagi WNI di luar negeri dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) se-Amerika Selatan pada tanggal 23-25 Nopember 2018. Acara yang dihadiri oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ibu Evi Novida Ginting beserta beberapa orang pejabat KPU dan wakil dari Kelompok Kerja Pemilihan Luar Negeri (PokjaPLN) Kementerian Luar Negeri ini dihadiri oleh sekitar 40 orang masyarakat Indonesia yang ada di Lima dan 7 tim perwakilan PPLN wilayah Amerika Selatan.

 

Kegiatan sosialisasi dibagi 2 (dua) tahapan yaitu sosialisasi kepada WNI di wilayah akreditasi KBRI Lima pada tanggal 23 Nopember 2018 dan sosialisasi kepada PPLN se-Amerika Selatan pada tanggal 24-25 Nopember 2018. Dalam sambutan pembukaannya, Dubes RI Lima menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat mengenai tata cara pelaksanaan Pemilu 2019. Dubes Estella juga menyampaikan bahwa sampai dengan bulan Nopember 2018, calon pemilih yang sudah terdaftar sebanyak 101 orang, Jumlah ini masih mungkin bertambah mengingat masih banyak ABK Indonesia yang belum melaporkan keberadaannya kepada perwakilan.

 

Sementara Komisioner KPU, Evi Novida Ginting, menyampaikan beberapa inti pidato antara lain mengenai perkembangan sejarah pemilu sejak tahun 1955 hingga  tahun 2014 dan pemilu serentak pertama tahun 2019; pemahaman Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Pemilihan Umum;, asas-asas pemilu; pengecekan data ganda melalui aplikasi Sidalih Datin; alasan mengapa suara pemilih luar negeri masuk ke Dapil 2 DKI Jakarta; harapan agar menjadi pemilih cerdas; metode pemilihan di luar negeri; tata cara memilih yang baik; alur pemungutan suara; pemahaman tentang pindah metode memilih dan bagaimana cara mencoblos yang benar.

 

Kegiatan sosialiasi dengan masyarakat dilanjutkan dengan praktek pengecekan data pemilih berdasarkan NIK melalui situs lindungihakpilih.kpu.go.id dan tanya jawab yang dimeriahkan dengan adanya pemberian hadiah bagi masyarakat yang menjawab dengan benar pertanyaan-pertanyaan seputar pemilihan umum.

 

Sosialisasi untuk PPLN se-Amerika Selatan berlangsung selama 2 (dua) hari pada tanggal 24-25 Nopember 2018 yang diikuti oleh 24 (dua puluh empat) peserta yaitu 3 (tiga) orang masing-masing dari PPLN Bogota, Brasilia, Caracas, Santiago, Paramaribo dan Quito serta 6 (enam) orang dari PPLN Lima. Pertemuan dengan PPLN diawali dengan paparan Komisioner KPU yang menyampaikan tentang pembentukan KPPSLN sesuai metode pemungutan suara; penentuan tempat pemungutan suara dan perlunya izin dari pemerintah setempat; tata cara pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara; implikasi pembentukan metode pemungutan suara melalui KSK; perlunya sosialisasi peralihan metode pemungutan suara dalam satu PPLN; proses penghitungan suara; penyelesaian data ganda dan harapan agar PPLN menunjukkan sikap jangan keberpihakan.

 

Selain itu, PPLN juga mendapatkan paparan mengenai pengarahan umum tentang kebijakan pemilu di luar negeri; membangun komunikasi yang efektif di lingkungan strategis PPLN; perkembangan data pemilih; logistik pemilu; dan perencanaan dan pertanggungjawaban keuangan. Di sesi penutup, peserta dibagi dalam 3 (tiga) kelompok untuk membahas isu-isu strategis yang mungkin muncul dan mencari solusi penyelesaiannya. (KBRI Lima)​




​​