Dua Hari dengan Promosi Budaya Indonesia di Peru

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 7 dan 8 Desember 2010, tim angklung dan tari KBRI Lima menampilkan pertunjukan angklung dan tarian pada acara amal Asociacion de Damas de las Naciones, (UNIDAS ADNU-Peru) di Jockey Club, Lima dan pada acara peringatan 25 tahun berdirinya Kongregasi de Hermanas de la Virgen Maria del Monte Carmelo di gereja Santa Teresita del Niño Jesus. Kedua acara tersebut masing-masing dihadiri oleh sekitar 100 undangan.

 

Dalam acara amal UNIDAS ADNU-Peru, 7 Desember 2010, tim angklung KBRI Lima menampilkan lima lagu, yakni Cielito Lindo, I’ll be there, Guantanamera, Bungong Jeumpa dan O Solo Mio.  Lagu-lagu tersebut juga dimainkan pada acara 8 Desember 2010  di gereja Santa Teresita del Niño Jesus, Distrito de Villa Maria del Triunfo dan dipadukan dengan promosi budaya Indonesia melalui Tari Payung.

 

Partisipasi KBRI Lima pada acara UNIDAS ADNU Peru didasarkan pada undangan UNIDAS ADNU yang tengah mempromosikan program sosial untuk membantu pendidikan anak-anak dari keluarga miskin di Peru. UNIDAS ADNU Peru beranggotakan warga Peru yang pernah bekerja di United Nations.

 

Partisipasi KBRI Lima pada acara di gereja Santa Teresita del Niño Jesus adalah untuk memenuhi undangan misionaris Indonesia yang mengabdi di gereja Santa Teresita del Niño Jesus. Sebagai catatan, terdapat sekitar 6 (enam) biarawati asal Indonesia yang mengabdi di gereja tersebut. Mereka mengundang KBRI Lima untuk tampil pada acara dimaksud untuk merepresentasikan kebudayaan Indonesia.

 

Kedua pertunjukan kebudayaan tersebut mendapatkan sambutan hangat dari para undangan yang hadir. Mereka memberikan kesan yang positif terhadap pertunjukan musik angklung, alat musik tradisional Indonesia yang baru saja didaftarkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO.