Diplomat dan Akademisi Peru Mengapresiasi Keberhasilan ASEAN

Lima, Peru : KBRI Lima c.q ASEAN Committee in Lima (Indonesia, Malaysia dan Thailand) bekerjasama dengan Peruvian Diplomatic Academy mengadakan seminar bertema ¨ASEAN and Peru¨, tanggal 13 September 2018 di Aula Magna Peruvian Diplomatic Academy. Professor Carlos Aquino dari Universidad Nacional Mayor de San Marcos menjadi narasumber pada seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 60 diplomat muda Peru, perwakilan Direktorat Jenderal Asia dan Oseania Kemlu Peru, dan Duta Besar Australia.

 

Seminar dibuka oleh Direktur Peruvian Diplomatic Academy, mantan Menlu Peru, Duta Besar Allan Wagner Tizon dan Duta Besar Thailand Kesanee Palanuwongse selaku Ketua ACL. Dubes Tizon mengapresiasi ASEAN yang telah mengalami kemajuan pesat sehingga Peru dapat belajar banyak dari organisasi kerjasama kawasan yang telah berjalan 51 tahun ini. ASEAN dikatakan tidak hanya menjadi kawasan yang terintegrasi secara politik dan ekonomi, namun juga sosial kemasyarakatan.  Dubes Palanumongse menguraikan ASEAN merupakan kekuatan ekonomi terbesar ke-6 dunia dengan PDB gabungan USD 2,5 triliun dan basis konsumen terbesar ke-3 dunia dengan penduduk 600 juta jiwa, didukung pula dengan letak geografis yang strategis berdekatan dengan dua basis konsumen dunia terbesar, yaitu India dan China.

 

Sebagai pembicara, Professor Aquino menggarisbawahi bahwa komunitas ASEAN bercirikan keragaman etnis dan budaya, diperkaya oleh kondisi sosial masyarakat yang beragam meliputi perbedaan agama, bahasa, dan mata uang. Dengan perbedaan tingkat pembangunan perekonomian dan tidak semua negara ASEAN menganut pemerintahan demokratis, namun keberhasilan kerjasama organisasi kawasan ini dapat menjadi panutan bagi negara di kawasan Amerika Latin. Kekuatan persatuan ASEAN menjadi modal utama untuk mengejar nilai kepentingan masing-masing negara anggota yang selalu diperjuangkan demi kebaikan bersama. Selanjutnya, Professor Aquino menghimbau bahwa pengalaman ASEAN secara umum patut dijadikan rujukan oleh Andean Community yang berdiri hanya 2 tahun lebih awal dari ASEAN namun telah memiliki capaian lebih tinggi.  Demikian pula Peru perlu memperdalam tentang ASEAN (Sumber : KBRI Lima).​