Sign In

​​PERNIKAHAN DI PERU


Bagi WNI yang hendak melangsungkan pernikahannya di Lima diminta untuk mendaftarkannya secara langsung kepada Pemerintah Lima, yaitu kepada Registry of Muslim Marriages,  jika kedua WNI beragama Islam, atau kepada Registry of Marriages (ROM) jika salah satu WNI beragama non-Islam. 

Persyaratan (kelengkapan dokumen) sebagai berikut:

  • Untuk Muslim, melampirkan dokumen pendukung:
    1. Surat N1 s.d N6 dari Kantor Urusan Agama (KUA) di tempat WNI berdomisili di Indonesia;
    2. Surat izin menikah dari orang tua (wali) mempelai WNI, diketahui oleh Kantor Kelurahan di tempat WNI berdomisili di Indonesia; dan
    3. Paspor kedua calon mempelai. 
  • Untuk Non Muslim, melampirkan dokumen pendukung:
    1. Surat keterangan menikah dari Kantor Catatan Sipil di tempat WNI berdomisili di Indonesia;
    2. Surat izin menikah dari orang tua (atau wali) mempelai WNI, diketahui oleh Kantor Kelurahan di tempat WNI berdomisili di Indonesia; dan
    3. Paspor kedua calon mempelai.

Prosedur:

  1. Pemohon mendatangani bagian Konsuler KBRI Lima dengan membawa seluruh kelengkapan dokumen ASLI;
  2. Mengisi formulir Lembar Laporan / Pengaduan di Bidang Protokol dan Konsuler;
  3. KBRI mengeluarkan Surat Keterangan yang kemudian harus disampaikan kepada otoritas setempat untuk dilegalisasi.

Biaya: Gratis

Waktu pengerjaan: 3 (tiga) hari kerja. 

Waktu pelayanan:
  • Pengajuan permohonan : Senin - Jumat (09.00 - 12.00) 
  • Pengambilan dokumen  : Senin - Jumat (14.30 - 17.00)


PENCATATAN PERNIKAHAN

WNI yang melangsungkan pernikahan di Lima diminta untuk melaporkan pernikahannya ke KBRI Lima guna dicatatkan dan mendapatkan Kutipan Akta Perkawinan. 

Kutipan Akta Perkawinan yang dikeluarkan KBRI Lima selanjutnya harus dilaporkan oleh ybs kepada perangkat pemerintah yang melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan terdekat di wilayah tempat tinggalnya, paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak ybs tiba kembali di Indonesia. 

Persyaratan (kelengkapan dokumen):

  1. Paspor suami dan istri;
  2. Kartu identitas (KTP Indonesia atau IC Lima) suami dan istri;
  3. Sertifikat nikah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Lima (Registry of Marriages atau Registry of Muslim Marriages)
  4. Formulir permohonan dari KBRI Lima.

Prosedur:

  1. Pemohon mendatangani bagian Konsuler KBRI Lima dengan membawa seluruh kelengkapan dokumen ASLI;
  2. Mengisi formulir Lembar Laporan / Pengaduan di Bidang Protokol dan Konsuler;
  3. Melaporkan pernikahannya di Kantor Catatan Sipil di Indonesia paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tiba di Indonesia.

Biaya: Gratis

Waktu pengerjaan: 2 (dua) hari kerja. 

Waktu pelayanan:
  • ​Pengajuan permohonan : Senin - Jumat (09.00 - 12.00)
  • Pengambilan dokumen  : Senin - Jumat (14.30 - 17.00)

Kontak Protokol Konsuler

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait layanan-layanan protokol dan kekonsuleran, silahkan hubungi kami melalui: