KBRI Kyiv Menerobos Pasar Pariwisata Ukraina di Tengah Krisis Keuangan Global

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Meski kondisi perekonomian dunia di tahun 2009 ini tengah dilanda krisis, namun tidak menyurutkan upaya KBRI Kyiv untuk mencoba melihat krisis sebagai peluang. Untuk itu dan juga dalam kaitan mensukseskan Visit Indonesia Year 2009, KBRI Kyiv bersama sejumlah industri pariwisata Indonesia saling membahu menjelaskan kepada para potential clients dari Ukraina, berbagai keunggulan dan manfaat berwisata ke Indonesia. Penjelasan demikian dipaparkan PF Ekonomi/Mincon KBRI Kyiv, I Gusti Putu Gede dalam seminar bertajuk “Visit Indonesia 2009” dihadapan 50 hadirin kalangan tour operator, perhotelan, airlines dan media massa Ukraina tanggal 24 Maret 2009 bertempat di Ukraine House, Kyiv. Guna menyemarakan suasana seminar, pihak Hotel Padma Bali dan Bali Mandira seusai presentasinya, menghadiahkan voucher menginap selama seminggu kepada 2 hadirin. Seminar tersebut merupakan bagian dari keikutsertaan KBRI Kyiv untuk pertama kalinya dalam 2nd Ukraine Tourism Forum yang berlangsung tanggal 23 – 25 Maret 2009 dan diikuti pula oleh sejumlah industri pariwisata Indonesia (PT. Balipartners Tours and Travel, Gajah Bali Tours and Travel, Hotel Mandira Beach Resort and Spa, serta Hotel Bali Padma). UTF merupakan forum terbatas yang mempertemukan para pelaku industri pariwisata dari Ukraina bernegosiasi langsung dengan mitranya. UTF diikuti 70 peserta, termasuk dari Polandia, Turki, Malta, Slovakia, Singapura dan Indonesia. Stand Indonesia seluas 12m2 ramai dihadiri pengunjung dan beberapa kontrak kerjasama antar tour operator dan hotel Indonesia dengan mitranya dari Ukraina, berhasil ditandatangai. Selain kegiatan seminar yang turut dihadiri Direktur MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) Depbudpar RI, Nia Niscaya, KBRI Kyiv cq PF Ekonomi juga diundang sebagai nara sumber dalam “Round Table Meeting” guna menjelaskan berbagai kebijakan maupun situasi dunia pariwisata Indonesia dihadapan sekitar 25 pengamat pariwisata dan media massa setempat. Back-to-back dengan penyelenggaraan UTF, tanggal 25 - 27 Maret 2009 KBRI Kyiv telah memfasilitasi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI yang untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Ukraina, the 15th Ukraine International Travel & Tourism Exhibition (UITT). Delegasi Indonesia dipimpin Nia Niscaya, Direktur MICE Depbudpar RI yang memimpin kalangan industri pariwisata dari PT. Bali Partners Tours and Travels, Visi Tour; Bali Voyage; Maestro Indonesia; Gajah Bali; Bali Padma Hotel; Bali Mandira Beach Resort and Spa; dan Global Sarana Convex. Stand “INDONESIA” seluas 30m2 ramai dihadiri pengunjung. “Spending wisatawan Ukraina sekitar USD 1300 serta kunjungan wisatawan Ukraina ke Indonesia yang dalam 3 tahun terakhir naik rata-rata 20%, meyakinkan kami untuk menjadikan Ukraina sebagai salah satu negara target promosi Indonesia,” ujar Nia Niscaya. Di sela pameran UITT, delegasi Indonesia mengadakan konperensi pers yang dihadiri 30 wartawan serta beberapa tour operator Ukraina. KUAI KBRI Kyiv, Pindah Estuti Sunarto dalam sambutan pembukaan antara lain menyebutkan kenaikan angka kunjungan Ukraina ke Indonesia tidak lepas dari peran KBRI Kyiv yang memberikan pelayan prima “During Hours and One Day Service” bagi pemohon visa disamping aktifnya KBRI Kyiv melakukan promosi di Ukraina. Selanjutnya Nia Niscaya sebagai pembicara utama menjelaskan mengenai slogan “VISIT INDONESIA 2009: MARINE AND MICE” maupun berbagai obyek wisata unggulan di Indonesia selain Bali. Pembicara ketiga, Nuku Kamka, Ketua Asosiasi “Privet Bali” yang juga Konsul Kehormatan Federasi Rusia untuk Bali, menjelaskan program bonus bagi wisatawan Ukraina yang berkunjung ke Indonesia tahun 2009. Dalam kesempatan tanya jawab, beberapa wartawan antara lain menanyakan prospek pemberian Visa on Arrival bagi warganegara Ukraina; prospek charter dan regular flights Ukraina – Indonesia; pembentukan Indonesia-Ukraine Trade/Travel Club; maupun familiarization trips bagi jurnalis Ukraina ke Indonesia. Pameran pariwisata UITT 2009 yang menempati areal 14.000 m2 ini diikuti lebih 750 peserta dari 50 negara ditutup tanggal Jumat lalu (27/03) dengan jumlah pengunjung lebih 25.000 orang. (Sumber: KBRI Kyiv)