Untuk Pertama Kalinya, Turnamen Badminton Antara Bangsa Diadakan di Kuwait

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

      Duta Besar RI untuk Kuwait, Ferry Adamhar, didaulat oleh masyarakat Indonesia untuk membuka kompetisi Badminton Open Cup dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI Ke-68, pada tanggal 24 Agustus 2013.


Kompetisi badminton ini juga mengundang 3 negara sahabat yaitu, India, Pakistan dan Fillipina, untuk ikut bersama-sama berkompetisi mendapatkan dua pemenang didalam kategori Profesional dan Advance.  Sekitar 75 pemain dari ke-4 negara ikut turut serta di dalam ajang kompetisi tersebut.


Dubes RI dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kompetisi ini merupakan hal yang sangat positif, dimana hubungan erat tidak lagi antar masyarakat Indonesia tapi juga antar negara-negara sahabat.  Hubungan ini penting untuk saling mengenal diantara masyarakat terutama apabila saat saling membutuhkan.


Kompetisi tesebut akan berlangsung selama satu minggu dan akan ditutup dengan final untuk memperebutkan kelas profesional dan advance, direncanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2013. Sebagai simbol pembukaan Duta Besar RI berkesempatan membuka pertandingan dengan mensmash pukulan pertama untuk dimulainya pertandingan.


Pertandingan ini mendapatkan liputan luas dari Kuwait Television English Channel 2, dimana ditayangkan pada prime time liputan berita pukul 19.00 malam.

 

Saat Penutupan


         KBRI Kuwait bersama dengan undangan dari Kedutaan Besar Pakistan, India, dan Filipina diundang untuk menghadiri penutupan “Open Badminton Tournament” pada tanggal 31 Agustus 2013.  Penutupan ini sekaligus juga menampilkan partai final dari kelas Profesional dan advance.


       Dalam pertandingan tersebut pasangan Indonesia dari kelas profesional yaitu Gede Putra dan Nanang menduduki juara kedua, diikuti oleh Dance dan Gede marias di tempat ketiga, sedangkan dari kelas Advance, pasangan Indonesia menduduki tempat kedua atas nama Bagyo dan Karjan.


      Secara keseluruhan pertandingan ini telah mengikat dan mempererat tali persaudaraan antar bangsa, dimana juga mendapat sambutan positif dari warga negara Filipina, India dan Pakistan.  Bahkan acara penutupan ini juga dihadiri oleh Duta Besar Pakistan, Syed Abrar Husain, KUAI Kedutaan Besar Filipina, Raul H. Dado, dan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar India, Shubashis Goldar.