Suasana, Tari dan Sajian Indonesia: Resepsi Diplomatik HUT RI di Kuwait

Kuwait, 8 November 2017 – KBRI Kuwait melaksanakan Resepsi Diplomatik di Jumeirah Messilah Beach Hotel untuk memperingati HUT RI ke-72. Resepsi dibuka dengan pidato Duta Besar RI Kuwait, Bapak Tatang Budie Utama Razak. Y.M. Mohammad Nasser Abdullah Al-Jabri, Minister of Awqaf and Islamic Affairs/Minister of State for Municipality Affairs, hadir sebagai Tamu Kehormatan.

 

Dalam pidatonya, Duta Besar menyampaikan apresiasi atas hubungan baik Indonesia dan Kuwait sejak lama, serta banyaknya kesamaan di antara kedua negara. Duta Besar juga menghargai persahabatan dan kerja sama yang diulurkan oleh rekan kerja Kuwait dan kalangan diplomatik sejak resmi bertugas pada Maret 2015. Dengan adanya semua hal tersebut sebagai modalitas, beliau yakin bahwa kedua negara dapat meningkatkan kerja sama di bidang-bidang prioritas seperti perdagangan, pariwisata, investasi dan people-to-people contacts.

 

Untuk itu, resepsi tahun ini mengambil tema “Nusantara" untuk semua dekorasi, pertunjukan dan sajiannya. Sekitar 530 tamu resepsi dari kalangan diplomatik, bisnis dan media diajak untuk merasakan little Indonesia dengan harapan mereka berkunjung sendiri ke Indonesia untuk berbisnis dan berwisata di masa mendatang.

 

Sejalan dengan tema, resepsi juga mencakup berbagai pertunjukan tari Indonesia, yaitu tari penyambutan tamu dari Sumatra Barat “Tari Pasembahan", tari berburu “Tari Margapati" dan tari muda-mudi “Tari Janger" dari Bali, tari kreasi “Genjring Party" dan tari Ondel-Ondel dari Jakarta.

 

Makanan yang disajikan merupakan kombinasi masakan tradisional dan popular Indonesia seperti Rendang, Nasi Goreng, Sate, dan Ayam Kodok, serta asinan Buah and Pempek sebagai hidangan pembuka. Sosis Solo, Risoles Ayam, Kue Lumpur dan Kue Lapis adalah kudapan yang disajikan untuk dinikmati bersama minuman khas Indonesia Bandrek dan teh melati.