Neraca Perdagangan Indonesia - Kuwait

GDP (PPP) per Kapita Kuwait berdasarkan Wolrd Bank pada tahun 2016 adalah US$74,408, sedangkan pada tahun 2017 sebesar  US$69,877. Pertumbuhan ekonomi (GDP Annual Growth Rate) pada tahun 2016 adalah 2,9%, pada 2017 minus 3,5%, sementara perkiraan 2018 sebesar 1,7%. Dengan jumlah populasi penduduk berdasarkan data Kuwait Public Authority for Civil Information/PACI per Juni 2018 adalah  4.563.969 orang; 1.386.363 WN Kuwait (30,38%) dan 3.177.606 WNA (69,62%).

Menurut data dari Biro Pusat Statistik Kuwait, produk ekspor utama Kuwait adalah Minyak Bumi dan Petrochemicals turunannya (90%). Pada tahun 2013 tercatat ekspor Kuwait dari komoditas ini sebesar KD 30.505.394.000 (sekitar Rp 1.367 Triliun). Pada tahun 2014 ekspor komoditas ini mengalami penurun akibat mulai turunnya harga minyak dunia, sehingga nilai ekspornya menjadi sebesar KD 26.833.650.000 (sekitar Rp 1.202 Triliun). Kemudian pada tahun berikutnya ekspor komoditas ini kembali mengalami penurunan yang sangat signifikan akibat anjloknya harga minyak dunia, sehingga nilai ekspornya pada tahun 2015 menjadi sebesar KD 14.581.461.000 (sekitar Rp 653 Triliun), dan tahun 2016 KD 12.526.720.000 (sekitar Rp 561 triliun). Kuartal pertama 2017 KD 3.715.406.000 (sekitar Rp 166 triliun) dan kuartal kedua 2017 sebesar KD 3.485.776.000 (sekitar Rp 156 triliyun).

Indonesia berada dalam peringkat 11 dalam hal negara tujuan ekspor komoditas Kuwait ke Indonesia turun sejak tahun 2012, yaitu KD 112,422 juta pada tahun 2016, turun dibanding tahun 2015 sebesar KD 126,050 juta, dan juga turun dibanding tahun 2014 sebesar KD180,566 juta, serta tahun 2013 sebesar KD 185,204 juta dan tahun 2012 sebesar KD336,885 juta. Penurunan ini disebabkan turunnya harga minyak.

Nilai impor Kuwait dari Indonesia (ekspor Indonesia ke Kuwait) berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI sejak tahun 2014 adalah US$1,63 miliar, US$912,55 (2015), US$414,80 juta (2016), US$449,3 juta (2017), US$337,42 juta (Jan-Okt 2018). Komoditas impor utama Kuwait adalah  Produk makanan dan minuman, consumer goods, mesin dan alat listrik, produk besi, produk kimia untuk industri, alat ukur untuk industri, produk tekstil dan alas kaki, alat optik, alat video-foto, alat medis dan bedah, alat musik, produk jam.