Peringatan Hari Anak Nasional 2011 di KJRI Kota Kinabalu

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KJRI Kota Kinabalu pada hari Sabtu, 23 Juli 2011 telah melaksanakan upacara peringatan Hari Anak Nasional 2011 sesuai arahan dari Sekjen Kementerian Kesehatan RI. Upacara peringatan Hari Anak Nasional 2011 dilaksanakan di halaman Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) yang dihadiri oleh home staff dan local staff KJRI Kota Kinabalu, guru-guru dan murid-murid SIKK serta masyarakat Indonesia. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, sedangkan seluruh petugas upacara dilakukan oleh murid-murid SIKK.

        

            Dalam sambutannya, Konsul Jenderal menyampaikan agar anak-anak Indonesia, khususnya yang berada di Sabah, untuk rajin belajar dan kreatif. Beliau menyampaikan bahwa anak-anak Indonesia tidak kalah pintar dari anak-anak negara lain, terbukti dengan banyaknya anak Indonesia yang menjadi juara di berbagai lomba tingkat dunia, baik di bidang matematika, komputer, olahraga, seni dan lain sebagainya. Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2011 yaitu „Anak Indonesia Sehat, Kreatif dan Berakhlak Mulia“, Konsul Jenderal berpesan agar anak-anak Indonesia selalu menghormati orang tua, guru serta orang lain.

 

            Selesai upacara, Konsul Jenderal mengadakan acara dialog interaktif yang dilaksanakan di aula SIKK. Dalam dialog interaktif tersebut, murid-murid SIKK dengan bebas menanyakan berbagai hal di antaranya adalah : kapan SIKK pindah ke gedung yang baru, bagaimana cara menjadi diplomat, apakah murid-murid SIKK bisa memperoleh beasiswa dan lain sebagainya. Konsul Jenderal menyampaikan bahwa gedung SIKK masih dalam proses yang memakan waktu tidak sebentar. Untuk menjadi diplomat, Konsul Jenderal menyampaikan anak-anak agar belajar dan menguasai bahasa PBB. Sementara untuk beasiswa, beliau menyampaikan akan mencarikan beasiswa bagi anak-anak SIKK yang  berprestasi.

 

            Di akhir dialog, Konsul Jenderal meminta seorang anak bernama Yashinta untuk tampil ke depan dan menyapa teman-temannya dalam bahasa Cina. Beliau sangat bangga karena Yashinta dapat berbahasa Cina di usia yang masih belia.  Setelah dialog interaktif, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah bagi murid-murid berprestasi tahun ajaran 2010/2011 dan foto bersama. (Sumber : KJRI Kota Kinabalu)