Briefing KJRI Karachi kepada Pengusaha Pakistan Calon Peserta 33rd Trade Expo Indonesia (TEI)

KJRI Karachi telah mengadakan briefing dengan 25 orang pengusaha Pakistan yang potensial untuk mengikuti 33rd Trade Expo Indonesia (TEI) pada tanggal 18 September 2018 di Karachi, Pakistan. Pengusaha Pakistan yang telah menyatakan minatnya untuk berpartisipasi antara lain berasal dari Pakistan – Indonesia Business Forum (PIBF), Hyderabad Chambers of Commerce and Industry (HCCI), Al – Shakil Enterprise, Seatrade Group, serta beberapa pengusaha lainnya. Adapun 33rd TEI sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 28 Oktober 2018 di BSD City, Tangerang Selatan, Indonesia.

 

Konjen RI Karachi, Totok Prianamto, menyampaikan apresiasinya terhadap para pengusaha yang hadir. 33rd TEI merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mereka meluaskan potensi kerja sama dengan pengusaha Indonesia di sektornya masing-masing. “TEI merupakan one stop shop bagi para pengusaha luar negeri, termasuk Pakistan, untuk melihat potensi produk-produk yang dimiliki Indonesia. Disela-sela TEI juga diadakan berbagai kegiatan tekait peningkatan bisnis, seperti seminar trade, tourism and investment (TTI), business matching, business counseling, dll", demikian dijelaskan oleh Konjen RI Karachi.

 

Sesi selanjutnya, Fungsi Ekonomi KJRI Karachi memberikan paparan terkait rencana program kunjungan delegasi pengusaha Pakistan di TEI. Pada tahun ini, selain mengunjungi TEI selama 2 hari, KJRI Karachi direncanakan untuk mengaturkan perjalanan bagi para delegasi pengusaha untuk juga mengunjungi industri-industri potensial di Indonesia yang terletak di Jawa Tengah dan Yogyakarta, seperti tekstil, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar para pengusaha memiliki gambaran terkait beberapa industri unggulan Indonesia.

 

Para pengusaha pada umumnya menyambut baik briefing yang diberikan oleh KJRI Karachi dan berjanji akan segera memfinalisasi seluruh proses yang diperlukan untuk keikutsertaan. Sebagian peserta memandang pentingnya untuk dapat memanfaatkan waktu mereka di Indonesia untuk bertemu dengan para pemangku kepentingan di bidang komoditas yang menjadi fokus impor Pakistan, seperti minyak kelapa sawit dan batubara. KJRI Karachi menyampaikan apresiasi terhadap masukan-masukan para pengusaha dan akan mengupayakan untuk mengakomodasi seluruh masukan tersebut.

 

Sumber: KJRI Karachi