KJRI Johor Bahru Gandeng Metro TV Beri Pelatihan Jurnalistik Untuk Pegawai

 

Dalam rangka meningkatkan keterampilan pegawai untuk membuat berita dan konten video, KJRI Johor Bahru bekerja sama dengan Metro TV telah menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik pada 27 - 28 Juli 2018.Bertempat di Aula KJRI Johor Bahru, para peserta yang berjumlah sekitar 50 orang terdiri dari staf KJRI Johor Bahru dan Guru Sekolah Indonesia Johor Bahru, menyimak dengan seksama dan antusias paparan yang disampaikan oleh Sekjen Redaksi Metro TV, Budiyanto, sebagai narasumber tunggal. Pelatihan dilanjutkan pada 29 Juli 2018 dengan peserta mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Pokjar Johorberjumlah 40 orang.

Konjen RI Johor Bahru menyampaikan “agar seluruh peserta memanfaatkan secara optimal pelatihan jurnalistik ini. Capaian positif KJRI Johor Bahru perlu didiseminasikan kepada publik melalui pemberitaan yang baik dan akurat." Setelah pelatihan inin, diharapakn seluruh fungsi pada KJRI Johor bahru dapat menulis berita secara efektif dan cermat. “Menjadi 'narsis' untuk memberitakan perkembangan positif atas hasil kerja keras kita kepada publik saya kira tidak apa-apa," ujarnya.

Narasumber menyampaikan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita, dan teknik pengambilan gambar.Pelatihan berjalan dengan lancar dan interaktif dimana banyak peserta yang mengajukan pertanyaan. Narasumber juga berbagi inspirasi melalui pengalaman-pengalamannya selama berkiprah sebaga seorang jurnalis. Di sela pelatihan tersebut, diputarkan cuplikan video dokudrama berjudul“168 Jam Menjadi Sandera di Irak"yang merupakan hasil karyanya sendiri berdasarkan kisah nyata pengalaman narasumber menjadi sandera saat penugasan di Irak. (KJRIJB/IC/AFF)