FEALAC


I.
        Pendahuluan     

FEALAC secara resmi diluncurkan pada the 1st Senior Officials' Meeting di Singapura pada September 1999 guna meningkatkan kerja sama di Kawasan Asia Timur dan Amerika Latin atas inisiatif Perdana Menteri Goh Chok Tong. Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Pertama diselenggarakan di Santiago, Chile, pada tanggal 29 – 30 Maret 2001.

FEALAC didirikan untuk meningkatkan kerja sama komprehensif dan dialog bi-regional dan merupakan satu-satunya wadah kerja sama antar pemerintahan yang menghubungkan kawasan Asia Timur dan Amerika Latin, dengan volume perdagangan total mencapai USD$ 12,248 triliun pada 2014. Saat ini, FEALAC mewakili 39% populasi dunia, 34 % GDP dunia dan 33 % perdagangan dunia. FEALAC terdiri atas 36 negara anggota yang terdiri dari 16 negara Asia Timur termasuk ASEAN (10 negara ASEAN, China, Jepang, Mongolia, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru) dan 20 negara Amerika Latin (Argentina, Bolivia, Brasil, Chile, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Honduras, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay dan Venezuela).    

II.      Mekanisme

Negara anggota memilih Koordinator Regional (regional coordinator), satu dari masing-masing kawasan, dan Co-Chairs Working Group. Kedua kawasan secara bergantian juga menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri, Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (Senior Officials' Meeting/ SOM) dan pertemuan Working Group. 

a.    Pertemuan Tingkat Menteri (Foreign Ministers' Meeting/ FMM)

Pertemuan Tingkat Menteri dihadiri oleh Menteri Luar Negeri negara anggota dan diselenggarakan sekali dalam 2 (dua) tahun, PTM merupakan badan pembuat keputusan tertinggi dalam FEALAC dan memutuskan berdasarkan konsensus, menyetujui proyek-proyek utama, mengadopsi dan menyetujui dokumen-dokumen resmi FEALAC, serta menerima negara anggota baru. PTM FEALAC telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali.

b.    Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (Senior Officials' Meeting/ SOM)

Pertemuan SOM dihadiri oleh pejabat tinggi yang bertugas mengawasi  dan persetujuan hasil-hasil pertemuan Working Group, menghasilkan keputusan dalam tataran praktis mengenai FEALAC, memberikan persetujuan terhadap hasil-hasil pertemuan Working Group dan pertemuan-pertemuan penting lainnya, melaporkan hal-hal tersebut pada PTM dan memilih topik-topik utama untuk dibahas dalam PTM. Pertemuan SOM diselenggarakan sekali dalam setahun. 

c.    Working Group (WG)

Working Group menjaga keberlanjutan kegiatan FEALAC dan bertanggung jawab sebagai project manager yang menyusun spesifikasi rinci rencana kerja sama bi-regional. Terdapat  4 (empat) Working Group, yaitu: (a) WG on Socio-political Cooperation, Sustainable Development; (b) WG on Trade, Investment, Tourism, MSMEs; (c) WG on Culture, Youth, Gender, Sports; dan (d) WG on Science, Technology, Innovation, Education. Masing-masing working group memilih 1 (satu) co-chair dari tiap kawasan. Working Group mengadakan pertemuan sekali setahun untuk membahas perbaikan dan pengembangan proyek serta melaporkannya pada SOM.

III.     Tantangan

FEALAC dipandang sebagai forum yang dapat memainkan peranan dalam mempromosikan sharing of knowledge and best practices antara kedua kawasan dalam menghadapi berbagai tantangan global.  

Memperhatikan bahwa dunia saat ini menghadapi tantangan yang bersifat multi-dimensional dan saling terkait satu sama lain seperti krisis ekonomi dan finansial, ketidak-adilan sosial, keamanan energi dan pangan, malnutrisi, bencana alam, kejahatan transnasional, penyelundupan obat-obatan terlarang, terorisme, proliferasi nuklir dan perubahan iklim, FEALAC perlu meningkatkan efektifitas dan efisiensinya sebagai suatu organisasi bi-regional. Selain itu, FEALAC juga perlu terus menggiatkan upaya untuk meningkatkan konektifitas antara kedua kawasan dengan meningkatkan people-to-people contact dan menumbuhkan awareness diantara masyarakatnya.

IV.    Arah Kerja Sama Mendatang

  1. FEALAC harus meningkatkan kontak antar para pebisinis di antara kedua kawasan.
  2. Pengembangan infrastruktur yang lebih baik untuk meningkatkan konektivitas dan kolaborasi dengan negara-negara anggota.
  3. Perlu fokus untuk meningkatkan daerah yang kurang dieksplorasi dari segi pariwisata.
  4. Mendorong proyek untuk peningkatan kerja sama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.  

V.      FEALAC dan Indonesia

Asia Timur dan Amerika Latin merupakan kawasan yang berkembang pesat, baik dari sisi perekonomian dunia dan dinamika serta kurang terpengaruh terhadap krisis yang terjadi baru-baru ini. Pemerintah Amerika Latin dan Asia Timur serta perusahaan dan mitra bisnis global dari kedua kawasan harus senantiasa bekerja sama untuk memastikan dan memfasilitasi pertukaran arus barang yang lebih cepat dan lebih besar, investasi dan jasa diantara kedua kawasan. Dalam hal ini, Indonesia dapat memainkan peran yang lebih besar melalui Kerangka Kerja FEALAC dengan mempromosikan proyek-proyek nasional dan bi-regional yang memiliki dampak positif terhadap kepentingan nasional.

Selanjutnya, Indonesia memandang FEALAC tidak hanya akan memperdalam saling pemahaman terhadap kapasitas dan kapabilitas ekonomi satu sama lain, tetapi juga akan memungkinkan rakyat di kedua kawasan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar jika upaya peningkatan kerjasama FEALAC dilaksanakan secara optimal.

Berikut adalah peran aktif Indonesia dalam forum FEALAC:

  • Ketua Regional kawasan Asia Timur: 2010 – 2011
  • Ketua Regional kawasan Asia Timur: 2011 – 2013
  • Co-chair  FEALAC WG on Tourism, Investment, Trade, and SMES (WG TITM): 2015-2017 bersama dengan Honduras
  • Co-chair FEALAC WG on Culture, Youth, Gender, and Sports (WG CYGS): 2017-2019 bersama dengan Ekuador
Peran aktif Indonesia dalam FEALAC semakin terlihat menonjol ketika Indonesia bersama dengan Argentina (2010-2011) dan Kolombia (2011-2013) ditunjuk sebagai Koordinator Regional masing-masing untuk Asia Timur dan Amerika Latin. Sesuai dengan mandat yang tercantum dalam Buenos Aires Declaration, Indonesia telah menyelenggarakan PTM ke-6 FEALAC pada tanggal 13-14 Juni 2013 di Nusa Dua, Bali.

-oOo-