Tingkatkan Potensi dan Peluang Bisnis dengan Daimler Mercedes-Benz


Stuttgart, 7 Juni 2018: Berlangsung di kantor pusat Daimler Mercedes-Benz di Kota Stuttgart, Jerman (6/6/2018), Konjen RI Frankfurt, Toferry Primanda Soetikno, melakukan pertemuan dengan Political Intelligence Diplomatic Issues, Mr. Karl-Heinz Schlais, dan Senior Manager External Affairs International Trade Relations, Mrs. Sabine Jost-Heil, dari Daimler AG. Pertemuan bertujuan untuk menjelaskan potensi dan peluang bisnis dengan Indonesia, serta tantangan yang dihadapi Daimler di Indonesia, research and development, dan arah industri otomotif ke depan.​

Konjen RI menekankan bahwa industri otomotif Indonesia terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hubungan kerja sama Indonesia dengan Daimler semakin terus meningkat, khususnya sejak pendirian pabrik Mercedez-Benz di Wanaherang, Bogor, pada tahun 1978. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, kehadiran Daimler AG untuk berinvestasi di Indonesia juga merefleksikan betapa pentingnya pasar otomotif Indonesia di masa depan. Kerja sama di bidang program beasiswa pendidikan dan pelatihan vokasi melalui Training Academy Mercedes-Benz Indonesia juga turut meningkatkan kapasitas tenaga ahli Indonesia di bidang otomotif.   

Pabrik Mercedez-Benz di Wanaherang dengan luas area 42 hektar merupakan bagian dari jaringan perakitan global Mercedes-Benz untuk jenis kendaraan Complete Knocked-Down (CKD). Enam tipe kendaraan Mercedes-Benz mobil penumpang yang di produksi secara lokal diantaranya adalah C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE and GLS. 

Pada tahun 2017, Mercedes-Benz Indonesia tercatat menjual sebanyak 4.722 unit kendaraan, atau 44% dari pangsa pasar mobil premium/mewah di Indonesia. Pada tahun yang sama pula, Mercedes-Benz Indonesia melakukan investasi sebesar US$ 25 juta untuk membangun fasilitas perakitan mobil niaga jenis heavy duty truck tipe “Axor” di Wanaherang. (Sumber: KJRI Frankfurt)​