Senegal Gandeng Kabupaten Boalemo Untuk Kerja Sama Pohon Aren

Dakar, ​Senegal: Sebagai sama-sama negara anggota OKI, Indonesia berkomitmen untuk membantu Senegal dalam bidang pengolahan Pohon Aren karena diarasakan sangat urgent dan tepat guna untuk diterapkan di Senegal. Hal ini disampaikan oleh M. Amar Ma'ruf, wakil dari kantor KUKPTTOKI ketika bertemu dengan pimpinan FONSIS (Fond Sovereign Senegal) di Dakar pada awal pekan ini.

Dikatakan oleh Amar, Senegal patut diberikan perhatian untuk menerima best practices atau yang biasa dikenal dengan program reverse linkage (pertukaran model terbaik) terkait pengolahan Pohon Aren. Dengan adanya reverse linkage diharapkan dapat memperkaya rujukan dan penerapan aplikasi teknologi tepat guna bagi Senegal. Senegal merasa Indonesia merupakan sebuah model pembangunan khususnya dalam hal penelitian produk kehutanan dan pertanian. 

Sebagai tindak lanjutnya, FONSIS akan berkunjung ke Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo untuk menjajaki kerja sama tersebut. Diindikasikan oleh pimpinan FONSIS kunjungan akan dilakukan pada bulan April sebelum pelaksanaan Indonesia-Africa Forum 2018.

Dubes Mansyur yang memimpin Delegasi RI dalam pertemuan dengan pimpinan FONSIS menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan mengajak kepada FONSIS untuk segera merealisasikan kunjungan ke Kabupaten Boalemo.

“FONSIS diharapkan dapat memfasilitasi kerja sama antara Provinsi Ziguinchor dan Kabupaten Boalemo-Gorontalo agar kedua negara sama-sama dapat merasakan manfaat dan keuntungan dari kerja sama ini," ujar Dubes.

Dikabarkan FONSIS memiliki aset modal mencapai 1 miliar Dolar AS. Tumbuhnya lembaga-lembaga pendanaan nasional seperti FONSIS yang berkiprah di bidang investasi sektor unggulan, seperti pertanian, energi dan pertambangan diyakini dapat mendorong sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.​ (Sumber: KBRI Dakar)