Konsulat RI Songkhla Bantu WNI yang Alami Kecelakaan

​​Songkhla, 11 September 2018: Dalam rangka perlindungan terhadap warga negara Indonesia di luar negeri, Konsulat RI Songkhla telah memberikan bantuan dan pendampingan terhadap Sdr. Hulma Parlindungan Sitompul. Pria yang berasal dari Batam, Kepulauan Riau tersebut mengalami kecelakaan mobil di Songkhla, Thailand dan harus dirawat di Rumah Sakit Songkhla.

Kejadian yang menimpa Sdr. Hulman bermula saat dirinya dan 2 rekan kerjanya yang berkewarganegaraan Singapura pada tanggal 6 September 2018 sekitar pukul 19.00 hendak pergi mencari makan malam. Tidak jauh setelah mereka berangkat dari tempat penginapan mereka, mobil yang ditumpangi Sdr. Hulman dan 2 rekan kerjanya terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain, hingga Sdr. Hulman yang berada di kursi penumpang bagian depan harus mendapatkan perawatan di RS Sognkhla.

Konsulat RI Songkhla yang pertama kali mendapatkan informasi dari Tourist Assistance Center Songkhla mengenai perawatan yang harus dijalani oleh Sdr. Hulman pada tanggal 7 September 2018 pagi, segera mendatangi RS Songkhla untuk memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan. KRI Songkhla juga segera menginformasikan kepada pihak keluarga Sdr. Hulman di Indonesia mengenai kondisi yang bersangkutan dan secara rutin menyampaikan perkembangan kondisi Sdr. Hulman.

Koordinasi dengan Tourist Police dan Tourist Assistance Center Songkhla juga dilakukan oleh Konsulat RI Songkhla untuk dapat memperlancar dan mempercepat proses administrasi dan penyelesaian kasus kecelakaan yang melibatkan beberapa pihak tersebut. Melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Songkhla, maka proses pemulangan Sdr. Hulman dapat dilaksanakan setelah pada tanggal 10 September 2018 RS Songkhla menyatakan bahwa Sdr. Hulman sudah dapat keluar dari RS dan kembali ke Indonesia, sebagaimana diharapkan pihak keluarga.

Pendampingan oleh Konsulat RI Songkhla terus diberikan hingga keberangkatan Sdr. Hulman Parlindungan Sitompul ke Singapura dari bandara udara Hat Yai, Songkhla pada tanggal 11 September 2018, dimana keluarga Sdr. Hulman telah menanti di Singapura. Setibanya di Singapura, Sdr. Hulman dan keluarganya melanjutkan perjalanan ke Batam di hari yang sama.